Minta Turunkan Berita, Mantan Napi Ini Ancam Media Online di Riau

datariau.com
1.222 view
Minta Turunkan Berita, Mantan Napi Ini Ancam Media Online di Riau
Ilustrasi (Foto: Internet)
PEKANBARU, datariau.com - Salah seorang mantan narapidana kasus pencurian laptop di Siak inisial ED (45) yang kini telah bebas, tidak senang dengan berita penangkapannya tayang di media online, dia yang mengetahui berita tersebut tayang di datariau.com pada Kamis, 11 Mei 2017 pukul 06:06 Wib dengan judul "Curi Laptop di Toko Buku, Seorang Bapak di Siak Dikejar Massa" meminta agar berita itu dihapus.

Melalui pesan WhatsApp, Jumat (12/6/2020) pukul 11.55 Wib, ED menghubungi redaksi minta berita dia ditangkap pada tahun 2017 yang tayang di datariau.com agar diturunkan, namun awalnya saat dipertanyakan berita yang mana, ED tidak menjelaskan secara detail, malahan dia mengeluarkan bahasa ancaman serta ucapan kotor dan mengaku sudah pernah berdiri di depan kantor datariau.com sesuai dengan alamat yang tertera di website.

"Mas saya sudah insaf lo.dan saya sekarang sudah gabung dg ormas dan LSM .Lo mas.."

"Jadi saya bisa kalap nanti boss"

"Pe**k tau ang...yg bulu nyo label.."



Demikian tulis WhatsApp nomor 085269973787 tersebut. Padahal dalam percakapan itu, redaksi menanyakan untuk memastikan berita mana yang dimaksud penanya yang meminta berita itu dihapus. Karena jam shalat Jumat, redaksi terlambat cek pesan WA dari pelaku.

Saat dihubungi, pelaku kembali menjelaskan bahwa dia hanya ingin agar berita tersebut dihapus karena merasa malu dilihat anak-anaknya bahwa ayahnya pernah maling.

Redaksi juga sudah memiliki itikad baik untuk mengabulkan keinginan pelaku, sesuai dengan pedoman media siber poin 5 tentang pencabutan berita yang sudah tayang. Akan tetapi saat diminta agar pelaku membicarakan dengan redaksi secara baik-baik, malah pelaku kembali berkata kotor.

Atas kejadian ini, redaksi merasa tidak nyaman dan merasa terancam serta berencana segera melapor ke pihak berwajib. (red)
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)