Komunitas SOSFOR Bagikan Masker Gratis ke Pengendara

Bambang
340 view
Komunitas SOSFOR Bagikan Masker Gratis ke Pengendara
Ist
Komunitas SOSFOR Pekanbaru berfoto bersama usai membagikan masker kepada pengendara

PEKANBARU, datariau.com -  Kabut asap kiriman dari kabupaten/kota tetangga, terus menyelimuti udara di Kota Pekanbaru, Riau. Untuk meringankan beban warga yang terpapar kabut asap,  sebuah komunitas peduli yakni SOSFOR berbasis Peduli Sosial  dan Peduli Lingkungan berinisiatif untuk membagikan masker gratis di jalan HR Soebrantas, Panam

Senin (9/9/19) pagi.

Ratusan masker gratis ini di berikan  kepada warga yang beraktivitas diluar ruangan. Pembagian masker diutamakan untuk anak - anak, lansia, pengendara sepeda motor dan pejalan kaki. Mayoritas masyarakat dan pengendara terlihat sangat antusias menerima masker gratis tersebut.

Selain membagikan masker, SOSFOR juga mengedukasi warga untuk mengurangi aktivitas diluar rumah saat kabut asap menyelimuti udara dan selalu menggunakan masker ketika berada di luar rumah.

"Melihat kabut asap yang semakin menebal, kami berupaya memberikan edukasi atas kesehatan beraktivitas di luar rumah. Karena ini sangat penting apalagi bagi anak - anak untuk selalu menggunakan masker, agar  terhindari dari Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), " ujar Arif anggota SOSFOR.

Kabut asap sisa karhutla sangat pekat menyelimuti Pekanbaru dari pagi hingga siang hari.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan asap atau jerebu yang memenuhi udara berasal dari kebakaran lahan di Kabupaten Pelalawan dan sekitarnya.

"Kalau ada orang atau pihak tertentu sengaja membakar lahan dan hutan, tangkap saja jangan diberi ampun karena dampaknya sangat besar kepada kesehatan masyarakat," seru Asran, seorang pengendara sepeda motor.

Dia juga berharap, kebakaran hutan dan lahan bisa teratasi agar dampaknya tidak semakin membahayakan.

Salah seorang anggota Komunitas SOSFOR, Daus,  menyebutkan, aksi ini merupakan aksi sosial dari panggilan hati nurani, menyikapi kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru.

Komunitas ini juga berharap Pemerintah Kota Pekanbaru segera mendirikan Posko darurat kabut asap. Posko ini harus dibangun di kawasan strategis dan keramaian serta harus melayani masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan atau penyakit lain dampak kabut asap.

Sebagai salah satu komunitas yang berbasis peduli terhadap lingkungan hidup, tidak tinggal diam. Mereka segera melakukan serangkaian aksi terkait kabut asap. Hal pertama yang mereka lakukan adalah menyebarkan informasi melalui media sosial yang bertujuan untuk menyebarkan semangat positif untuk lebih peduli kepada lingkungan.

Diantaranya tentang penyebab kebakaran, bahaya asap, kegiatan penanggulangan yang dilakukan oleh banyak pihak (pemda dan relawan), dan tindakan preventif yang bisa dilakukan oleh masyarakat dalam menghadapi asap. Melalui media sosial informasi yang mereka sampaikan mendapat sambutan dari masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya.(rls)

Editor
: bambang
Sumber
: Datariau.com