Ini Tanggapan Walikota Pekanbaru Terkait Rencana Demo Seribuan Guru

Admin
5.882 view
Ini Tanggapan Walikota Pekanbaru Terkait Rencana Demo Seribuan Guru
Foto: Windy
DATARIAU.COM - Walikota Pekanbaru Firdaus MT merespon protes Forum Guru Sertifikasi terkait Peraturan Walikota nomor 7 tahun 2019, tentang penghapusan tunjangan profesi tambahan penghasilian bagi guru bersertifikasi. Walikota Firdaus langsung meminta petunjuk Kementerian Dalam Negeri mengenai peraturan tersebut.

"Walikota sangat merespon tuntutan guru. Saya langsung diperintahkan mengantar surat ke Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri," kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru, Soffaizal, Ahad (3/3/2019).

Surat Walikota Pekanbaru itu meminta petunjuk dari Kementian Dalam Negeri tentang aturan pemberian tambahan penghasilan bagi guru bersertifikasi yang telah menerima tunjangan profesi. "Jadi Perwako nomor 7 itu kita sampaikan serta meminta petunjuk dari Kemendagri," sebutnya.

Soffaizal menururkan, Walikota Pekanbaru Firdaus menandatangani surat ke Kemendagri tersebut pada Rabu (27/2), kemudian dia menghadap Dirjen Bina Keuangan Daerah pada Kamis (28/2).

"Saat ini kami masih menunggu jawaban dari Dirjen Bina Keungan Daerah Kemendagri. Jika petunjuknya memperbolehkan maka tunjangan tambahan penghasilan bagi guru bersertifikasi akan dibayarkan. Kemudian Perwako nomor 7 akan disesuaikan dengan petunjuk tersebut. Kita tunggu dulu apa petunjuknya," papar Soffaizal.

Peraturan Walikota Pekanbaru nomor 7 tahun 2019 ini menjadi polemik bagi ribuan guru bersertifikasi di kota Pekanbaru. Ini lantaran pada pasal 9 ayat 8 Perwako itu, membunyikan tunjangan profesi tambahan penghasilan bagi guru bersertifikasi dihapuskan.

Mengetahui hal tersebut, Forum Guru SD dan SMP bersertifikasi kota Pekanbaru berencana akan menggelar aksi unjuk rasa ke kantor Walikota Pekanbaru yang dijadwalkan pada Selasa (5/3) mendatang.

Namun, Koordinator Forum Guru, Zulfikar menyatakan, pihaknya tidak akan melakukan unjuk rasa jika Pemko Pekanbaru merevisi kembali Perwako nomor 7 tersebut.

"Senin (4/3) besok kami diundang audiensi ke kantor Walikota Pekanbaru. Jika ada jalan keluar, maka rencana aksi demo kami urungkan. Kita lihat dulu besok apa hasil dari audiensi," sebutnya kepada Datariau.com, Ahad (3/3). (*)
Penulis
: Windy
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com