PEKANBARU, datariau.com - Seperti biasa, setiap tahun di Bulan Ramadhan, pinggir jalan di Kota Pekanbaru akan dihiasi bermunculannya pedagang dadakan yang menjual aneka ragam makanan untuk santap berbuka puasa.
Seperti di Jalan HR Soebrantas, kecamatan Tampan, Panam Pekanbaru, setiap sore jelang buka puasa ramai dikunjungi masyarakat. Para pedagang dengan meja seadanya berjejer sepanjang jalan, seperti di depan kampus Universitas Riau.
Pantauan di lokasi pada Kamis (1/6/2017), dimana hari ini merupakan hari keenam puasa, masyarakat semakin ramai saja yang mencari makanan berbuka puasa di pinggir jalan tersebut. Tak jarang, kemacetan pun terjadi, meskipun tidak sampai parah, karena pengendara berhenti hanya sebentar sekedar berbelanja beberapa makanan.
Keberadaan pedagang penjual makanan buka puasa di pinggir jalan ini, menurut warga sangat diperlukan. "Jadi mudah beli makanan buka puasa, kita seharian kan kerja, gak sempat masak, di sini sudah lengkap, mulai lauk, sambal, sayur dan gireng-gorengan sampai buah juga ada," sebut Anggi, seorang warga yang berbelanja di Pasar Ramadhan Jalan HR Soebrantas.
Namun begitu, ada juga yang menggerutu keberadaan pasar Ramadhan di pinggir jalan ini, dimana menurut orang ini, jalanan jadi sempit dan terganggu. "Tentu sebaiknya ditata, jangan di pinggir jalan seperti ini, jadi macet," ujar Herman, pengendara yang melintas di Pasar Ramadhan Jalan HR Soebrantas Panam.
Warga lainnya Benny juga menyatakan hal serupa, sebaiknya pasar Ramadhan dilaksanakan di tempat yang lapang, bukan di pinggir jalan, sehingga tidak mengganggu pengendara yang melintas.
"Kalau pun di pinggir jalan seperti ini, harusnya tertib, petugas lalu lintas atau yang bertanggung jawab bisa standby mengatur kendaraan, agar bisa tetap lancar arus lalu lintas," pungkasnya.