Tiga Petak Kedai di Simpang Bengkel Desa Padang Mutung Kampar Terbakar

datariau.com
1.317 view
Tiga Petak Kedai di Simpang Bengkel Desa Padang Mutung Kampar Terbakar
Tribun
Kondisi warung yang terbakar.

PADANG MUTUNG, datariau.com - Peristiwa kebakaran menghebohkan warga Desa Padang Mutung, Kecamatan Kampar, Jumat (18/11/2016). Peristiwa ini terjadi saat kaum muslim sedang melaksanakan ibadah Sholat Jumat.

Teriakan Fitri Juliani, 34 tahun, dan Ides Yeni, 40 tahaun, warga Dusun Padang Mutung Desa Padang Mutung Kecamatan Kampar menghebohkan warga, Jumat (18/11/2016) siang. Saat itu, suasana sedang sepi karena kaum Muslim sedang menunaikan Ibadah Sholat Jumat.

Kedua ibu rumah tangga ini berteriak begitu melihat kobaran api melahap tiga unit warung di Kilometer 46 Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang Desa Padang Mutung. Api pertama sekali dilihat oleh Fitri sekira pukul 12.20 WIB.

Api terlihat di belakang sebuah warung. Fitri kemudian memberitahu Yeni ada kebakaran sebelum keduanya berteriak minta tolong. "Kebakaran bersamaan dengan pelaksanaan Sholat Jumat. Sehingga tidak banyak masyarakat yang membantu memadamkan api," ungkap Paur Humas Kepolisian Resor Kampar Ipda. Deni Yusra, Jumat sore.

Deni mengatakan, lokasi kebakaran baru ramai usai Sholat Jumat. Dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar 20 menit setelah saat api membesar dan menghanguskan ketiga bangunan semi permanen tersebut.

"Api baru bisa dipadamkan sekitar 15 menit kemudian dengan dibantu warga," kata Deni. Tak lebih dari satu jam, bangunan rata dengan tanah dilalap sijago merah. Musibah ini menghanguskan tiga unit warung milik Karim, 73 tahun, warga Pulau Sialang Desa Rumbio Kecamatan Kampar dan Hasan, 58 tahun, warga Desa Koto Tibun Kecamatan Kampar.

Deni menyebutkan, dua bangunan milik Karim disewa oleh Darasu, 45 tahun, warga Pulau Payung Kecamatan Rumbio Jaya. Darasu membuka usaha bengkel sepeda motor. Sejumlah sepeda motor di bengkel hangus tinggal rangka.

Satu lagi disewa Ilham, 27 tahun, warga Pulau Baru Desa Rumbio. Ilham membuka usaha bengkel Tambal Ban. Sedangkan milik Hasan ditempati oleh Zaid Dasmi, 50 tahun. "Kerugian materil ditaksir mencapai 100 juta," ujar Deni.

Menurut Deni, dugaan awal, kebakaran disebabkan oleh hubungan arus listrik pendek. Saat ini, kata dia, Kepolisian Sektor Kampar sedang menyelidiki penyebab pasti kebakaran.

Editor
: Riki
Sumber
: Tribun
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query