Seorang Bayi di Meranti Lahir dengan Posisi Usus di Luar Perut, Dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru

datariau.com
3.086 view
Seorang Bayi di Meranti Lahir dengan Posisi Usus di Luar Perut, Dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
Rahmad.
Kondisi bayi yang lahir dengan usus di luar perut.

SELATPANJANG, datariau.com - Kejadian langka pada bayi lahir dengan kondisi usus di luar perut kembali ada di Riau.

Kali ini berada di Kabupaten Kepulauan Meranti. Saat ini, bayi laki-laki pertama pasangan Sukarial (26) dan Eniyati (27) itu sedang dirawat intensif di Perinatologi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dorak, Selatpanjang, Kepulauan Meranti.

Menurut Sukarial, buah hatinya tersebut lahir sekira pukul 04.00 WIB, Selasa (19/7/2016) dinihari di daerah tempat tinggalnya di Desa Lukun, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti. Kelahiran bayi tersebut ditangani oleh bidan desa setempat.

"Kondisinya waktu lahir itu sehat, cuma ususnya itu aja yang keluar," ujarnya kepada wartawan ketika ditemui di RSUD Dorak, Rabu (20/7/2016).

Ia mengatakan, sebelum kelahiran, sekitar usia kandungan 5 bulan pada istrinya Eniyati saat dilakukan cek kondisi kehamilan melalui USG tetap dalam kondisi baik. Namun pasca kelahiran, ia mengaku terkejut bayinya lahir dengan kondisi yang tidak wajar.

"Pernah di USG saat kandungan 5 bulan, cuma belum tahu kita ususnya bisa keluar, kita tahu itu setelah melahirkan," ujarnya.

Pasca kelahiran tersebut, bayi langsung dirujuk ke RSUD Dorak, Selatpanjang dan langsung mendapat penanganan. Bayi yang sudah diberi nama Fajar Saputra itu dirawat dalam inkubator dan dipasangkan infus agar tidak kekurangan cairan serta tidak mudah terserang infeksi.

Menurut keterangan Dokter Spesialis Anak, dr Hendra Salim, kondisi bayi pengidap penyakit Gastroschisis atau usus di luar itu masih dalam kondisi yang baik. Tanda infeksi pada bayi tersebut belum ditemukan.

"Saat ini kondisinya baik, masih menangis kuat. Kemudian tanda infeksi belum ditemukan, tapi bisa beresiko terjadi penguapan karena bagian usus yang keluar akan kekurangan cairan. Sehingga kita pasang infus," ujarnya.

Direktur RSUD Dorak, drg Ruswita didampingi Plt Kasi Pelayanan Medis, dr Aisah Bee mengatakan, bayi tersebut akan dilakukan rujuk ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Perawatan medis untuk tindakan operasi di RSUD Dorak belum memungkinkan. "Siang ini akan kita rujuk ke Arifin Ahmad," kata Ruswita.

Tindakan operasi pada bayi tersebut, diakui dr Aisah Bee bisa dilakukan di RSUD Dorak. Namun dikhawatirkan jika setelah operasi, fasilitas pihak RSUD Dorak belum bisa memungkinkan untuk merawat bayi. "Untuk itu, dianjurkan rujuk ke Pekanbaru," jelasnya.

Penulis
: Rahmad.
Editor
: Riki
Tag:BayiUsus
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query