RENGAT, datariau.com - Marianto (19), warga Desa Ringin, Kecamatan Batang Gangsal Kabupaten Inhu ditemukan tidak bernyawa di KM 249 Jalan Lintas Timur, Desa Seberida dengan kondisi kepala pecah diduga korban akibat lakalantas tabrak lari, Senin malam.
"Kuat dugaan, korban tewas akibat bertabrakan dengan sebuah truk cold diesel yang belum diketahui identitasnya. Kejadian itu terjadi di KM 249 jalan Lintas Timur, Desa Seberida," kata Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk melalui Kasat Lantas Polres Inhu AKP Ricky Michael Mandey, Senin (27/2/2017).
Berdasarkan keterangan saksi, korban ditemukan tewas dalam keadaan tertelentang. Akibat benturan keras yang dialaminya, kepala korban retak.
Sebelum ditemukan tewas, korban yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Revo BM 4932 GF melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jambi menuju Pekanbaru. Saat memasuki TKP (Tempat Kejadian Perkara), dari arah berlawanan datang sebuah truk colt diesel yang melaju memakan jalur sebelah kanan, sehingga keduanya bertabrakan.
Saat ini, pihak Sat Lantas Polres Inhu langsung mengambil alih proses penyelidikan kasus tabrak lari itu. Untuk mengungkap pelaku, pihak Sat Lantas Polres Inhu langsung melakukan pengejaran. Menurut saksi, ciri-ciri mobil tersebut berupa truk colt diesel jenis Hino Dutro berwarna hijau.
"Untuk mengungkap pelaku tabrak lari tersebut, saat ini kita telah membentuk tim dan langsung melakukan pengejaran ke dua titik. Tim satu dipimpin langsung Kapolsek Batang Gangsal, pengejaran dilakukan ke arah jalan Lintas Samudra. Sedangkan tim dua mengejar ke arah Keritang Inhil," pungkasnya.