PBA UIR Berikan Kiat Penerapan Bahasa Arab Komunikasi di Pesantren IBS Kampar

Admin
111 view
PBA UIR Berikan Kiat Penerapan Bahasa Arab Komunikasi di Pesantren IBS Kampar
Abdul Kadir
Foto bersama tim pemateri pengabdian dari PBA UIR bersama keluarga besar pesantren IBS.

KAMPAR, datariau.com - Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Riau (UIR) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ke Pesantren Al Ihsan Boarding School (IBS) Kabupaten Kampar Provinsi Riau.

Menghadirkan tiga dosen PBA, Dr Rojja Pebrian Lc MA, Alfitri Lc MPd dan Harif Supriady MA, dengan mengusung tema 'Kiat-kiat Penerapan Bahasa Arab Komunikasi di Pesantren' diikuti santri putra Al Ihsan Boarding School (IBS).

Dr Rojja Pebrian Lc MA Ketua Program Studi PBA UIR mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman santri terhadap Bahasa Arab.

"Tujuan utamanya memberikan kiat-kiat penerapan bahasa arab komunikasi di pesantren," kata Ketua Prodi lulusan
Universiti Brunei Darussalam menjawab datariau.com, Sabtu, 3 April 2021.

Menurut dosen PBA itu, Bahasa Arab adalah bahasa yang tidak asing dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih-lebih bagi seorang muslim.

“Kita sebenarnya sudah terbiasa dengan Bahasa Arab. Coba, kursi, masjid, sajadah, musholla, itu semua adalah Bahasa Arab dan masih banyak lagi contoh lainnya, kata-kata ini kita gunakan dalam kehidupan kita sehari-hari," paparnya.



"Yang menjadi persoalan adalah, termasuk di banyak pesantren, Bahasa Arab itu hanya dipelajari sebagai bahasa. Outputnya pengetahuan tentang bahasa bukan penguasaan kemahiran berbahasa yang dijadikan sebagai bahasa komunikasi aktif dalam pergaulan sehari-hari," terangnya.

Oleh karena itu, kata Rojja, Bahasa Arab seharusnya tidak hanya menjadi mata pelajaran di pesantren tetapi dijadikan sebagai bahasa komunikasi sehari-hari.

"Untuk mencapai tujuan itu, maka perlu kerjasama semua pihak dalam lingkungan pesantren. Penyadaran dan pemberian motivasi untuk berbahasa Arab dan pembentukan lingkungan bahasa Arab di pesantren," paparnya.

Rojja menambahkan, setiap individu santri harus mulai membiasakan diri menggunakan bahasa Arab. "Ada dua hal yang harus dihilangkan, yaitu rasa malu berbahasa, dan takut salah dalam berbahasa. Jika ingin bisa berbahasa Arab komunikasi, maka kuncinya, gunakan bahasa itu dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya.

Alfitri Lc MPd pemateri pengabdian, meminta santri untuk mulai membiasakan diri berkomunikasi menggunakan bahasa Arab. Alfitri juga mengajukan beberapa pertanyaan kepada santri yang berhasil menjawab, diberikan hadiah buku dan mushaf Al Quran.

"Ini bagian dari upaya membiasakan diri menggunakan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari," paparnya.

Harif Supriady MA menuturkan, pengabdian masyarakat dilakukan sebagai bentuk tanggungjawab dan kepedulian dosen terhadap pendidikan di Riau khususnya di pesantren.



Kegiatan berlangsung Kamis 1 April 2021 di lingkungan Pesantren IBS. Ketua tim pengabdian Dr Rojja Pebrian Lc MA pada kesempatan itu menyerahkan hadiah buku karya tulisnya berjudul “Bahasa Arab Komunikasi untuk Sekolah dan Pesantren” diberikan kepada pihak pesantren. (abd)

Penulis
: Abdul Kadir
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com