KKN Umri Taja Program Lomba Kebersihan, Keindahan dan Kreativitas di Desa Koto Benai

Ruslan
261 view
KKN Umri Taja Program Lomba Kebersihan, Keindahan dan Kreativitas di Desa Koto Benai

KOTO BENAI, datariau.com - Untuk menciptakan desa bersih, indah dan kreatif KKN Umri mengadakan lomba antar dusun di desa Koto Benai yang dihadiri langsung oleh kepala sekolah tinggi pariwisata Riau ibu Dr.Ir. Eni sumiarsih, Msc, perwakilan camat Koto Benai dan bapak kepala PT Rapp daerah Kuantan Singingi bapak Misbah serta menjadi juri langsung dalam lomba tersebut.

Acara yang sangat meriah dan tertata rapi dengan mematuhi prokes. Prokes menjadi hal yang sangat penting pada masa pandemi ini, acara lomba kebersihan ini diawali dengan acara seremoni penyambut tari sambutan tamu dengan meriah oleh warga dan tim KKN Umri.

Selain disambut meriah oleh warga dan tim KKN, ibu Dr.Ir. Eni sumiarsih Msc, perwakilan Camat Koto Benai dan bapak kepala PT Rapp daerah Kuantan Singingi bapak Misbah juga mencicipi makan khas Koto Benai yang telah disediakan sepanjang jalan yang dihidangkan pada saat penilaian lomba berlangsung.

Tim KKN Umri mengadakan lomba kebersihan dusun di desa Koto Benai pada Senin (27/09/2021). Dengan berjalannya perlombaan, tim KKN menentukan kriteria penilain yaitu dusun bersih, dusun kreatif dan dusun indah, dengan terciptanya kriteria penilain tersebut dapat menjadikan Desa Koto Benai menjadi desa wisata, melahirkan keindahan objek baik di tepi sungai kuantan yang sangat menawan dan tepi sawah yang dapat memanjakan mata.

Algi Kamtory sebagai ketua KKN mengatakan, "Dengan kami adakan lomba bersih, kreatif dan keindahan, kami meninjau warga saat diadakan lomba sebelum waktu penilaian mulai, hanya butuh waktu 14 hari untuk melakukan kegiatan lomba baik dari segi kebersihan, memperindah tempat-tempat ramai dangan kekreatif warga yang dimentori langsung tim KKN, dengan antusias atau semangat warga sangat luar biasa. Kekompakan yang sangat diacungkan jempol dalam perlombaan ini, saya berharap kepada pemerintah desa koto Benai tetap mengadakan program kebersihan ini minimal dua kali satu tahun agar desa menjadi hidup dan indah dan InsyaAllah dengan usaha kita sama-sama bisa menjadi desa wisata seperti yang kita harapkan," bebernya.

"Kegiatan yang diadakan anak KKN Umri sangat luar biasa mereka mengadakan lomba dengan mementori perdusun sebagai objek lomba, hasilnya sangat memuaskan, dengan terciptanya desa indah bersih dan kreatif mereka juga mengundang ibuk Erni sebagai kepala sekolah tinggi pariwisata Riau dan memberi kami masukan tentang desa wisata, kami semua berterimakasih banyak karena langkah kami ingin menjadikan desa kami desa wisata bersih, kreatif sudah mulai terwujud dan alhamdulillah dengan adanya anak KKN Umri," tanggapan dari Kepala Desa, Pak Rasdianto.

Kepala Sekolah Tinggi Akademika Pariwisata Riau yaitu ibu Dr.Ir. Eni sumiarsih, Msc juga menanggapi kegiatan yang sangat memukau ini.

"Sebelumnya saya berterima kasih kepada tim KKN sudah membantu desa koto Benai dalam mewujudkan desa bersih, kreatif dan indah sebagai salah satu desa wisata di provinsi Riau. Dalam mewujudkan desa wisata pada masa pandemi ini sangatlah sulit karena butuh prokes sangat matang yang harus diterapkan, kriteria yang di berikan oleh mahasiswa sangat cocok sekali, mereka menekankan prokes yang lebih utama, dan hal itu sangat terwujud. Selain prokes, desa koto Benai memiliki keunggulan tersendiri dari segi wisata dan kenangan, yaitu dengan makanan ciri khas sebagai oleh-oleh yang disuguhkan serta ke kreatifitasan warga dalam mengolah tempat biasa menjadi luar bisa yang memukau. Semoga dengan aktifitas dan kreatifitas kedepanya desa koto Benai tetap menjadi desa wisata berkelanjutan," sebut Erni.

Alhamdulillah setelah diadakan lomba dusun bersih, kreativ dan indah warga desa koto Benai dapat mengeluarkan kekereativitasan atau skil dalam menampilkan dusun masing-masing yang lebih unggul, baik dari segi taman bersih, spot foto, nama gang yang memukau, serta makanan khas koto Benai. Warga sangat kompak dan hubungan kekeluargaan sangat luar biasa. (ril)