SIAK, datariau.com - Kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) yang beranggotakan 13 orang serta didampingi oleh dosen pembimbing lapangan Hasmalina Nasution MSi, berhasil melaksanakan program unggulan Apotek Hidup di Dusun Seroja Desa Sungai Tengah. Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN yang berlangsung dari 29 Juli - 7 September 2024.
Apotek Hidup yang digagas oleh kelompok KKN ini difokuskan pada penanaman tanaman obat tradisional seperti jahe, kunyit, dan sereh.
Tanaman-tanaman ini dipilih karena memiliki khasiat kesehatan yang tinggi dan dapat diolah menjadi produk minuman herbal yang bermanfaat.
Program Apotek Hidup ini dilaksanakan pada pekan ke-2 dan ke-3 dari tanggal 9 hingga 16 Agustus 2024.
Hayuma Bohaki selaku Ketua KKN Kelompok 3 menyampaikan bahwa tujuan utama dari program ini adalah untuk memberdayakan masyarakat Dusun Seroja dengan memanfaatkan tanaman herbal yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
"Kami berharap melalui program ini, masyarakat dapat lebih memahami manfaat dari tanaman obat dan bagaimana cara mengolahnya menjadi produk yang memiliki nilai tambah, seperti minuman herbal," ujarnya.
Selama pelaksanaan program, kelompok KKN juga melibatkan warga setempat dalam proses penanaman hingga pembuatan minuman herbal. Dengan antusiasme tinggi, warga Dusun Seroja ikut berpartisipasi, baik dalam mempersiapkan lahan, menanam, hingga mempelajari cara pengolahan tanaman menjadi produk siap konsumsi.
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat, yang melihat potensi besar dari Apotek Hidup sebagai sumber penghasilan tambahan serta peningkatan kualitas kesehatan.
"Kami sangat bersyukur dengan adanya program ini. Sekarang kami bisa memanfaatkan tanaman yang ada di sekitar rumah untuk kesehatan dan juga untuk menambah penghasilan keluarga," ungkap salah seorang warga Dusun Seroja.
Dengan berakhirnya kegiatan Apotek Hidup pada 16 Agustus 2024, kelompok KKN Kelompok 3 berharap bahwa program ini dapat terus berlanjut dan dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat. Selain itu, mereka juga mengharapkan agar program ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi lokal mereka.
Selama sisa waktu KKN hingga 7 September 2024, kelompok KKN Kelompok 3 Universitas Muhammadiyah Riau masih akan melaksanakan berbagai program tambahan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat Desa Sungai Tengah, sebelum akhirnya menyelesaikan masa tugas KKN mereka. ***