Mahasiswa Unri Ajak Masyarakat Sukajadi Inhu Olah Rempah-Rempah Menjadi Jamu Immune Booster

Ernita
213 view
 Mahasiswa Unri Ajak Masyarakat Sukajadi Inhu Olah Rempah-Rempah Menjadi Jamu Immune Booster
Foto: Ist
 Jamu immune booster

DATARIAU.COM - Tim mahasiswa kuliah kerja nyata (kukerta) balek kampung Universitas Riau 2020 di Desa Sukajadi, Kecamtan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Mengajak masyarakat terutama ibu-ibu PKK dan anggota posyandu desa sukajadi untuk membuat ekstrak jamu immune booster. Pasalnya di tengah pandemi Covid-19 ini kita harus lebih meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang oleh virus dan penyakit.

Ketua tim kukerta balek kampung Unri di Desa Sukajadi, naufal Ibrahim mengatakan, kukerta tahun ini jauh berbeda dengan kukerta tahun-tahun sebelumnya dimana hanya dilaksanakan 30 hari saja, terhitung dari tanggal 15 juli 2020. Kukerta tahun ini dibagi menjadi beberapa macam yaitu kukerta relawan covid-19, kukerta integrasi (abdimas) dan kukerta balek kampung sebagai alternatif karena kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir. Selain itu, kata naufal “kegiatan kukerta kali ini juga sangat terbatas guna menghindari penyebaran Covid-19”.

“Kami juga tidak dibenarkan untuk tinggal di desa kukerta kecuali mahasiswa yang berdomisili di desa tersebut, bagi mahasiswa yang jauh dari desa kukerta maka dilaksanakan kukerta secara online saja,” kata Naufal.

"Boleh berkegiatan guna menjalankan proker (program kerja), tetapi dibatasi partisipannya dan diusahakan tidak berkerumun dan pastinya harus selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan, pesan dari DPL kami yaitu bapak Muhd. Arief Al Husaini ST MT,” kata Naufal lagi.


Salah satu kegiatan yang mereka lakukan adalah mengajak masyarakat Desa Sukajadi untuk mengolah dan mengekstrak rempah-rempah menjadi jamu immune booster yang telah dilaksanakan dalam sosialisasi immune booster pada 22 Juli 2020 lalu.

“Saya sangat senang melihat semangat dan kerja sama ibu-ibu yang hadir dalam acara sosialisasi immune booster kami, sehingga sosialisasi ini dapat menjadi wadah bertukar informasi antara kami mahasiwa dan masyarakat yang tentunya sudah sangat berpengalaman. Alhamdulillah apa yang menjadi tujuan kami dapat tercapai hari ini,” tutur Herlangga sebagai HID kukerta balek kampung Desa Sukajadi.

Adapun manfaat dari jamu immune booster ini adalah meningkatkan imunitas tubuh, mendukung sistem metabolisme tubuh, mencegah radikal bebas, meredakan peradangan dan menyembuhkan flu-batuk. Selain itu pembuatan jamu ini juga tidak menggunakan biaya yang besar karena bahan yang digunakan adalah rempah-rempah yang mudah untuk didapatkan.

Ditempat yang sama Irza Khotiah Putri atau perwakilan mahasiswa Unri yang membuat ekstrak jamu immune booster ini menjelaskan, bahwa ektrak jamu buatan mereka terbuat dari bahan-bahan alami dan tanpa pengawet apapun.

“Jamu immune booster terbuat dari rempah-rempah seperti jahe, kunyit, temulawak, serai, daun jeruk, gula pasir dan air. Cara pembuatannya pun sangatlah mudah, yaitu dengan mnghaluskan semua bahan tersebut kemudian di saring untuk mendapatkan air persannya (pati), kemudian di masak di atas api sedang sambil terus di aduk-aduk, kalau sudah berubah menjadi kental maka pengadukan harus lebih cepat agar jamu tidak mengkristal, setelah jamu menjadi bubuk maka dilakukan penyaringan agar didapatkan bubuk jamu yang benar-benar halus, dinginkan sebentar dan jamu siap untuk dikemas dengan memberi label kukerta unri,” jelasnya.

“Setelah selesai dikemas ekstrak jamu immune booster pun kami bagikan secara gratis kepada masyarakat,” tukasnya.

Untuk diketahui tim kukerta balek kampung Desa Sukajadi, Kecamatan Lirik (Inhu, Riau) berjumlah 10 orang yang terdiri dari Naufal Ibrahim, Herlangga El-Islamy, Salomo, Ida Putri Yani, Apriliya Ningsih, Dita Aldea Nurrizki, Irza Khotiah Putri, Sulistianti Abiyus, Siska Muchtar Dan Yovega Indah Vistma.(rls)

Editor
: Redaksi
Sumber
: datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com