BANGKINANGKOTA, datariau.com - Panglima Kodam Bukit Barisan Mayjen TNI Lodeuwyk Pusung beserta rombongan hari ini, Kamis (2/9/2016) mengunjungi Makodim 0313/kpr yang beralamat di jalan Jendral Sudirman Bangkinang.
Kedatangan panglima ini disambut langsung oleh Dandim 0313/kpr Letkol Kav Yudi Prasetyo SIp, Danyon 132 Bima Sakti Letkol Inf Nurul Yakin, Kapolres Kampar AKBP Edi Sumardi dan seluruh perwira dari Kodim 0313/kpr beserta Prajurit. Tampak hadir juga Bupati Kampar H Jefri Noer yang tiba di Makodim setengah jam sebelum Pangdam tiba.
Setibanya di halaman makodim 0313/kpr Pangdam langsung disambut oleh para prajurit yang berbaris rapi dan sesampainya di lobi kemudian disambut oleh tari persembahan.
Acara pertemuan yang diadakan di gedung data makodim itu diawali dengan sambutan sekaligus pemaparan oleh Dandim 0323/kpr Letkol Kav Yudi Prasetyo SIp terhadap upaya preventif pencegahan karlahut dan kinerja petugas yang ditunjuk ke areal lahan yang terbakar di titik-titik hotspot khususnya di wilayah Kabupaten Kampar.
"Satgas yang telah dibentuk telah melaksanakan tugas sesuai dengan arahan dan perintah Panglima, mereka yang tersebar di sejumlah daerah rawan kebakaran memantau dan mengantisipasi juga menangkap para pelaku pembakar lahan" terang Yudi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan arahan oleh Panglima Kodam Bukit Barisan Mayjen TNI Lodeuwyk Pusung. Menurut Pangdam, para pembakar lahan itu membakar lahan seringnya pada hari libur. Karena mereka juga mengintai petugas. Mereka akan bekerja di saat petugas mulai istirahat.
"Sering terjadi para pembakar lahan itu memulai aksi mereka pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Karena pada hari-hari itu kebanyakan para petugas libur. Jadi mereka akan lebih leluasa menjalankan aksi mereka. Jadi intinya para pembakar lahan itu juga mengintai kelengahan petugas," beber Pangdam.
Jendral bintang dua ini juga mengungkapkan kesedihan yang mendalam dan menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah seorang petugas pemadaman api di Dumai beberapa waktu yang lalu.
Pada kesempatan itu Pangdam juga perintahkan kepada para Danramil untuk mempunyai data para pemilik lahan. Agar di saat terjadi kebakaran maka akan cepat diketahui siapa pemilik lahannya.