Listrik Padam, Shalat Maghrib di Musholla Al-Mukhlisin Perumahan Cendikia Gelap

2.820 view
Listrik Padam, Shalat Maghrib di Musholla Al-Mukhlisin Perumahan Cendikia Gelap
Suasana shalat Maghrib di Musholla Al-Mukhlisin gelap karena listrik padam. (foto: hakim)

PEKANBARU, datariau.com - Pemadaman listrik PLN Area Pekanbaru semakin ganas. Saat ingin masuk waktu adzan, listrik pun padam.

Kondisi ini terjadi di Musholla Al Mukhlisin Perumahan Cendikia Jalan Sukajadi Desa Tarai Bangun kecamatan Tambang kabupaten Kampar yang masuk rayon Panam PLN Area Pekanbaru. Muadzin di musholla itu adzan tanpa microphone dan shalat maghrib dalam kondisi gelap.

Hal terjadi pada Rabu (23/9/2015). Dimana, sesaat menjelang maghrib PLN langsung mematikan listrik. Padahal malam ini adalah malam takbir. Namun di Musholla Al-Mukhlisin yang belum memiliki genset dan lampu emergency rusak membuat puluhan jamaah shalat di kegelapan senja.

"Memang parah PLN ini, kenapa tidak dipadamkan sore tadi saja. Jangan saat maghrib seperti ini. Tolonglah saling toleransi, di waktu ibadah jangan dipadamkan listrik," ungkap Rio, warga setempat usai shalat.

Memang pemadaman yang dilakukan PLN belakangan ini semakin tidak mengenal waktu. Biasanya ada pemberitahuan sekarang padam sudah seenak PLN saja. "Kalau pun kita ada genset, listrik padam di jam shalat seperti ini pasti tetap mengganggu kekhusukan," paparnya.

Untuk itu, warga berharap ada keseriusan PLN dalam mengelola listrik negara ini. Tidak semata-mata memikirkan komersil. "Adil lah, kalau mau pelanggan taat bayar listrik, beri juga pelayanan maksimal," ujarnya.

Sementara itu, jamaah Masjid Al-Muhajirin di desa yang sama juga merasakan dampak pemadaman listrik saat maghrib ini. Sebab, genset milik masjid sudah mulai rusak akibat seringnya listrik padam saat jam-jam shalat.

"Tak bisa lama hidup, mati sendiri. Sudah di-service tapi tak mau normal lagi. Karena sering kali mati lampu. Walau ada genset kita tetap kegelapan tadi karena genset mati sendiri. Rusak karena sering digunakan, mati lampu parah kali," kata Zardi. (rik)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query