PEKANBARU, datariau.com - Diskes Kota Pekanbaru menegaskan bahwa tidak ada yang meninggal dunia diakibatkan kabut asap. Menurutnya, kabut asap hanya pemicu sementara kematian dikarenakan ada penyakit penyebab.
"Tidak ada orang yang mati karena asap, hanya pemicu saja, karena memang korban juga sudah ada penyakit," ungkap Kepala Seksi Pencegahan Penyakit dan Pengendalian KLB Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hamdan, saat dikonfirmasi datariau.com di DPRD Pekanbaru, Jumat (23/10/2015).
Dijelaskan Hamdan, terkait seorang anak usia 9 tahun Rahmadani Lutfi yang dikabarkan meninggal kemarin karena kabut asap, ia telah turun ke lapangan dan mendapatkan informasi bahwa anak tersebut meninggal dunia bukan semata karena kabut asap.
"Itu bukan karena asap, kita konsultasi dengan ahli mengatakan bahwa tidak ada orang meninggal akibat asap langsung, kalau ada tentu ada tahap, kalau ada meninggal berarti ada penyebab," tuturnya.
Dari diagnosa pasien yang meninggal kemarin di RS Santa Marian Pekanbaru yaitu Ramadhani Lutfi umur 9 tahun menurut Hamdan, bukan karena asap. "Dokter bilang karena terlambat dibawa ke rumah sakit," pungkasnya. (rik)