Oleh: Maria Ulfa Rahmadhani

Taqwa Sementara

Datariau.com
139 view
Taqwa Sementara

DATARIAU.COM - Marhaban Ya Ramadhan, selamat datang Ramadhan bulan penuh keberkahan dan ampunan. Ramadhan bulan yang memiliki banyak keutamaan. Setiap amal kebaikan akan dilipat-gandakan pahalanya. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam juga mengabarkan,

“Ketika masuk bulan Ramadhan maka setan-setan dibelenggu, pintu-pintu surga dibuka, dan pintu-pintu neraka ditutup,” (HR Bukhari dan Muslim).

Tamu agung telah tiba, sorak gembira umat muslim penjuru dunia menggaung ketika menyambutnya. Suka cita kian terpancar dari wajah umat yang sudah menunggu sebelas bulan lamanya. Persiapan demi persiapan tak kalah meramaikan penyambutan bulan yang mulai ini. Mulai dari persediaan makanan, kesehatan dan latihan ibadah-ibadah yang terus ditingkatkan.

Begitu banyak upaya yang dilakukan agar Ramadhan menjadikan setiap muslim selalu dalam ketaqwaan. Termasuk diantaranya Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta telivisi untuk tidak menampilkan muatan yang mengandung tindakan yang melanggar norma kesopanan dan kesusilaan.

Seperti siaran yang mengandung seks, konfik dan membincangkan privasi seseorang. Kemudian pengisi acara siaran tidak boleh berpotensi menimbulkan mudarat dan keburukan. Hal ini tercantum dalam Surat Edaran KPI nomor 2/2021 berdasarkan keputusan pleno 16 Maret 2021 lalu.

Kebijakan ini merupakan angin segar bagi umat muslim yang ingin menjaga agar Ramadhan menjadi berkah dan tercapainya tujuan takwa.

Namun ketakwaan bukanlah sesuatu yang harus dilakukan ketika bulan Ramadhan saja. Sebagimana makna taqwa yaitu menjalankan peritah Allah dan meninggalkan larangan-Nya.

Maka jelas ketakwaan harus dilaksanakan kapan saja dan dimana saja. Sebagaimana sabda Rasulullah Shalallah Alaihi Wassalam “Bertakwalah kepada Allah di mana saja dan kapan saja engkau berada," (HR at- Tirmidzi).

Selain itu taqwa juga harus dilakukan dalam setiap aspek kehidupan sebagaimana firman Allah Subhana Wata’ala dalam surah Al-baqarah ayat 208, “Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kalian ke dalam Islam secara keseluruhan..." [QS al-Baqarah: 208].

Maka agar taqwa tidak bersifat sementara, perlu kebijakan dan penerapan prinsip taqwa yang berlandaskan Islam.

Tidak cukup dengan hanya pembatasan siaran selama Ramadhan saja.

Oleh karenanya sudah saatnya kita memperjuangkan penerapan syariat Islam sebagai aturan setiap aspek kehidupan. Wallahualam bishoab. (*)

Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com