Listrik Hidup Mati Berkali-kali, PLN: Kabel Kita Dicuri

2.845 view
Listrik Hidup Mati Berkali-kali, PLN: Kabel Kita Dicuri
Ilustrasi.

PEKANBARU, datariau.com - Seminggu belakangan hujan telah rutin mengguyur Kota Pekanbaru. Namun pemadaman listrik semakin rutin juga dilakukan bahkan semakin parah.

Di daerah Tarai Rayon Panam PLN Area Pekanbaru misalnya, kini pemadaman semakin tidak menentu. Setiap sore pukul 17.00 WIB dua hari belakangan listrik padam sampai shalat Maghrib usai.

"Sekarang makin parah padam, katanya kemarin padam listrik sampai tanggal 30 Oktober, ini sudah 3 November listrik padam semakin tak menentu," sebut seorang warga Panam Puspita, kepada datariau.com malam tadi.

Jika musim kemarau kemarin PLN berdalih pemadaman karena air di pembangkit semakin berkurang, juga dengan kondisi defisit, maka saat ini sudah masuk musim hujan dan defisit tentu bisa disiasati dengan mengeluarkan pelanggan besar di saat beban puncak.

"Kalau sekarang ini terparah kondisinya, listrik hidup mati berkali-kali sehari, hidup sebentar tak sampai 1 menit mati lagi, saya takut kondisi gini mengakibatkan arus pendek," kata Hendri, warga Tarai.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Mulyadi Anwar, menyikapi keluhan masyarakat di daerahnya ini meminta PLN memberikan keterangan secara benar dan transparan kepada masyarakat apa sebenarnya yang terjadi sehingga pemadaman separah ini.

"Betul sekali, banyak laporan masyarakat masuk ke saya, listrik padam sampai 3 jam bahkan lebih dan pemadaman semakin sering terjadi setiap hari. Tentu kita sangat menyayangkan PLN yang semakin buruk pelayanannya di penghujung tahun," kata Mulyadi.

Katanya, jika setiap tahun PLN tidak ada perubahan, ditambah lagi kondisi terburuk terjadi di ujung tahun, dikhawatirkan berbagai opini muncul di tengah masyarakat tentang kekacauan pelayanan PLN ini.

"Maka dari itu harus transparan, jangan perbanyak alasan. Waktu kita panggil kemarin, PLN memang hanya mengungkapkan alasan klasik, jangan sampai nanti ada anggapan, pemadaman ini dilakukan PLN untuk kepentingan person dan sebagainya, yang akhirnya mengarah kepada bergejolak di tengah masyarakat dan terjadi konflik dengan PLN," imbau Mulyadi. 

Kepala PLN Rayon Panam Ahmad Rizal dikonfirmasi terkait pemadaman ini mengatakan, bahwa ada insiden dicurinya kabel listrik oleh orang tidak dikenal. Akibatnya, listrik di sekitaran Jalan Kubang Raya tepatnya di daerah Tarai padam.

"Kabel kita dicuri di travoonya, lokasi persisnya nih masih saya hubungi tekniknya, tadi malam dipotong pas padam," kata Ahmad Rizal.

Dijelaskannya, bahwa pencurian kabel PLN ini memang rawan terjadi saat ada pemadaman. Dimana, daerah Panam merupakan kawasan rawan pencurian asset PLN. Akibat pencurian ini, listrik di Panam tidak normal.

"Di Panam rawan ada beberapa titik. Dulu di Bukit Raya kan ada kejadian jam 4 subuh kabel kita dicuri,  namun tidak diusut karena pelakunya juga sudah sekarat nyangkut di kabel tegangan tinggi," jelasnya.

Rizal juga mengimbau kepada warga, jika ada petugas bekerja jaringan listrik di lapangan, agar warga menanyakan legalitasnya karena warga berhak menanyakan petugas, nama, identitas dan sebagainya apalagi bekerja di malam hari.

"Karena sekarang bukan kabel di travo saja dicuri, kabel terbentang saja diambil orang, kalau kabel membentang di lahan kosong itu dipotong digulung. Maka mari kita sama-sama awasi asset ini," imbaunya.

Atas insiden pencurian ini, PLN pagi ini langsung turun melakukan perbaikan. "Mohon maaf karena kondisi listrik jadi tidak stabil," pungkas Rizal.

Namun belakangan diketahui, kabel yang dicuri ini berada di travoo Jalan Kubang Raya Desa Kualu, tepatnya di Perumahan Bumi Kualu Permai dekat masjid. Tidak berdampak kepada jaringan listrik di Desa Tarai. Namun, petugas PLN Rayon Panam akan mengecek kondisi listrik hidup mati di daerah Tarai ini. (rik)


Ikuti perkembangan berita ini dengan klik Disini atau bisa juga Disini


JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query