Warga Mengaku Sudah Lama Resah Keberadaan Sebuah Rumah Kontrakan di Sekar Mawar Sering Didatangi Tamu Laki-laki

datariau.com
2.451 view
Warga Mengaku Sudah Lama Resah Keberadaan Sebuah Rumah Kontrakan di Sekar Mawar Sering Didatangi Tamu Laki-laki
Ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Beberapa warga mulai angkat bicara terkait keberadaan sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Sekar Mawar Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu yang dikontrak seorang wanita muda, namun sering didatangi tamu laki-laki.

"Sebenarnya ini sudah lama, sudah disampaikan juga ke perangkat namun sepertinya sangat lemah, maka kita sampaikan ke media mudah-mudahan bisa ditindaklanjuti lebih serius, karena kami sudah sangat resah," kata seorang warga kepada datariau.com, Sabtu (1/4/2017), yang meminta namanya tidak disebutkan.

Sepertinya, keberadaan rumah kontrakan ini sangat menjadi momok bagi warga, buktinya, beberapa warga yang dikonfirmasi terkait rumah kontrakan itu pada takut dan meminta namanya tidak disebutkan saat memberi keterangan.

Redaksi pun terus menggali informasi di lapangan dengan menjumpai beberapa warga di sekitaran rumah kontrakan tersebut. Beberapa masyarakat menjelaskan bahwa kegiatan di rumah itu tidak diketahui secara pasti, namun sejak lama memang rumah itu dikontrak seorang wanita muda yang berusia sekitar 24-26 tahun.

"Aktivitas rumah kontrakan yang sering didatangi tamu laki-laki itu bukan baru-baru ini saja, sudah cukup lama. Kami selaku warga sangat sesalkan sekali pernyataan para perangat yang seperti lepas tangan atau tanggujawab, seharusnya mereka tegas, karena di rumah kontrak itu sudah sangat meresahkan," lanjut warga lainnya memberi keterangan.

Warga pun tampak heran dan bertanya-tanya mengapa perangkar RT, RW, KL (kepala lingkungan), maupun lurah belum juga menindak rumah itu. Bahkan beberapa diantara warga sempat keceplosan jika kondisi dibiarkan rumah kontrakan itu dihuni wanita yang banyak tamu laki-laki, karena diduga perangkat dapat upeti. Namun warga ini tidak bisa membuktikan pernyataannya itu dan meminta wartawan menggali informasinya langsung ke yang bersangkutan.

"Kami merasa curiga dengan tidak tegasnya para perangakat, bukan menuduh tapi jangan-jangan sudah terima upeti dari penyewa, pihak media kami minta tolong ungkap persoalan ini," pinta warga.

Sebagai orangtua, beberapa warga ini mengaku sangat khawatir dengan keberadaan seorang wanita yang tidak jelas identitasnya yang menyewa di kontrakan itu, karena ditakutkan ada apa-apanya dan anak-anak mereka pun terjebak ke dalamnya.

"Kami sebagai orang tua merasa dihantui rasa takut, takut anak-anak kami nantinya tergiur dengan narkoba, selain itu kami juga minta penegak hukum jangan tutup mata," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Lingkungan 2 Kelurahan Sekar Mawar, Sofia Warman saat dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan, bahwa pihaknya belum lama ini sudah sampaikan kepada RT dan RW untuk memberitahu kepada pemilik rumah kontrakan agar menerima orang yang kontrak jelas asal usulnya dan inditias yang menyewa, dan yang menyewa dapat menjaga kenyamanan lingkungan.

Sementara itu, Lurah Sekar Mawar, Zulkifili Ssos mengatakan, sampai sejauh ini warga maupun perangkat RT atau RW belum ada melaporkan ke kantor lurah, dan baru tahu ini kalau ada rumah kontrakan yang telah membuat warga resah.

"Nanti saya tanyakan kepada RT dan RW setempat, apa benar yang dilaporkan warga ke wartawan," pungkasnya.

Terpisah, Ketua RT 02 Lingkungan 2, Emen, saat dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan, dirinya sudah pernah sampaikan kepada pemilik rumah kontrakan agar menegur penyewanya untuk bisa sama-sama menjaga lingkungan.

"Mengenai mengusir bukan kewenangan kami sebagai perangkat, tentu yang punya rumah yang lebih berhak," pungkasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query