PLN Ogah Ganti Alat Elektronik dan Bola Lampu Warga yang Rusak, Ini Alasannya..

datariau.com
1.495 view
PLN Ogah Ganti Alat Elektronik dan Bola Lampu Warga yang Rusak, Ini Alasannya..
Ilustrasi

 

BAGANBATU, datariau.com - Terkait keluhan warga yang alat elektronik serta bola lampu mereka rusak diduga akibat pemadaman listrik yang tidak menentu, dan meminta PLN ganti rugi, ternyata ditolak PLN.

 

Keluhan ini disampaikan sejumlah masyarakat Pirdam Jalur II Kepenghuluan Bagan Manunggal, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir berapa hari lalu. Namun pihak PLN Rayon Bagan Batu saat dikonfirmasi mengaku tidak akan mengganti rugi kerusakan tersebut.

 

"Mana ada ganti rugi, karena kejadian itu alam," ungkap Welman, selaku Supervisor Tekhnik Distribusi PLN Rayon Bagan Batu saat dikonfirmasi Datariau.com, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/11/2016).

 

Menurut Welman, penggantian yang ditanggung PLN jika memang pihak PLN yang saat bekerja terjadi kesalahan yang mengakibatkan elektronik dan bola lampu warga rusak, akan tetapi menurutnya, dalam kasus ini, kabel yang putus dan terbakar diakibatkan faktor alam.

 

"Kejadian itu kabelnya putus dan terbakar. Jadi bukannya pas waktu orangnya bekerja barusan terjadi gangguan gitu, bukan," terangnya.

 

Terkait keluhan masyarakat yang mengaku alat elektronik mereka rusak akibat listrik tidak stabil setelah terjadi pemadaman, Welman mengaku itu hal yang aneh, karena biasanya yang membuat kerusakan saat kabel putus saja.

 

"Artinya kabel itu putus yang buat kerusakan alat elektronik masyarakat dan bukan pas dihidupkan kembali. Ganguan itu memang ada, tapi setelah masyarakat kasih tahu ke pihak PLN, nah kemudian diperbaiki, setelah diperbaiki baru ketahuan ada lampu yang kena, kalau tidak kami mana tahu," kata dia lagi.

 

Menurutnya, memang ada kategori kerusakan yang menjadi tanggung jawab PLN, seperti PLN lagi bekerja kemudian selesai bekerja dan dihupkan kembali lampu dan terjadi gangguan, terjadilah ada laporan kebakaran segala macam.

 

"Ini baru tanggung jawab orang bekerja. Yang terjadi itu gangguan sudah terjadi," katanya.

 

Ketika ditanyakan apakah tidak ada ganti rugi oleh pihak PLN kerusakan yang dialami masyarakat,  ia menegaskan kembali itu memang tidak ada. "Karena kejadian itu faktor alam dan bukan disengaja. Kalau disengaja baru dipertangungjawabkan," ujarnya.

 

Ketika ditanyakan insiden apa yang terjadi belum lama ini sehingga masyarakat mengaku banyak mengalami kerusakan alat elektronik karena kondisi listrik yang tidak stabil dan padam hidup, Welman mengaku tidak tahu persis apa yang terjadi saat itu.

 

"Karena saya tanya anggota kejadian udah sore, dah malam. Jadi kronologis kejadian 

tidak begitu tahu," katanya.

 

Selanjutnya ditanyakan bagian pekerja lapangan waktu perbaikan ganguan ia dimana, mengatakan orangnya sedang off kerja. "Ia lagi off nggak bisa dijumpai," pungkasnya.

 

Sebelumnya diberitakan, masyarakat Pirdam Jalur II Kepenghuluan Bagan Manunggal, Kecamatan Bagan Sinembah panik saat kejadian listrik yang padam tiba-tiba menyala dan tak lama kemudian bola lampu alat elektronik warga banyak yang rusak seperti AC, meteran PLN, megicom, TV dan lainnya.

 

Atas kejadian ini, masyarakat akan mendatangi kantor PLN Rayon Bagan Batu untuk diminta pertangungjawaban agar menganti kerusakan tersebut.

 

"Hari ini kita akan mendatangi kantor PLN Rayon Bagan Batu. Kami ingin pertanggungjawaban mereka," kata Wiwit kepada Datariau.com,  Jumat (25/11/2016).

 

Ia menjelaskan, untuk data jumlah warga yang menjadi korban kerusakan alat elektronik dan lampu sudah ada pada dirinya.

 

"Jumlah warga yang mengalami kerusakan sudah kita catat semua. Kami minta PLN ganti rugi kerusakan tersebut. Karena pihak perbaikan jaringan tidak ada memberi himbauan ke masyarakat akan ada perbaikan," pungkasnya.

 

Penulis
: Samsul
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query