RENGAT,datariau.com - Sebanyak 125 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari tiga RT yang dibawahi dalam satu RW, di Inhu masih belum merasakan penerangan listrik.
Mereka adalah warga seberang Kelurahan Air Molek Satu Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu Provinsi Riau.
Jarak antara rumah penduduk di RW 02 seberang Kelurahan Air Molek Satu dengan kantor ranting PLN Rayon Air Molek lebih kurang hanya 1 kilometer (KM).
"Namun entah apa penyebabnya dari zaman penjajahan sampai Indonesia merdeka, kami warga seberang di tiga RT dan satu RW belum dapat menikmati listrik dari PLN," sebut Ketua RT 01 Sultan Ali kepada datariau.com, Jumat (10/6/2016).
Padahal, kata Sultan, pada tahun 2014 masyarakat ini sudah diiming-imingi mendapatkan bantuan tiang listrik dari Distamben Inhu sebanyak 8 tiang, dan bahkan rekanan kontrkator sudah melapor dan koordinasi kepada Lurah akan memasang tiang listrik tersebut mulai dari pasar Air Molek sampai di rumah penduduk di seberang RW 02.
"Namun entah apa penyebabnya tiang tersebut tidak jadi dipasang, bahkan tiang yang sudah ada pun diangkat kembali oleh rekanan kontraktor," katanya.
Warga berharap Anggota DPRD yang berasal dari Dapil IV untuk dapat membantu warga."Kepada siapa lagi kami mau minta tolong kalau tidak ke bapak-bapak wakil rakyat yang saat ini duduk di DPRD," terangnya berharap.
Sementara RT 02 Basirun mengatakan, selain listrik PLN masuk ke daerah itu, warga juga berharap pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan pembangunan jembatan penghubung antara RT02 dan RT03, yang mana selama ini jembatan dibangun dengan cara swadaya masyarakat.
"Padahal pembangunan jempatan itu sebelumnya sudah masuk dalam buku lintang atau Daftar Kegiatan Pembangunan Daerah Kabupaten Inhu Tahun 2014 Kecamatan Pasir Penyu. Namun sampai tahun 2016 pemerintah belum juga melakukan pembangunan," terangnya.
Dari informasi Dinas PU Provinsi dan Dinas PU Kabupaten, bahwa pada tahun 2016 ini akan dibangun jembatan penghubung dari pasar ke seberang pada bulan April 2016, tapi sampai bulan Juni 2016 belum ada tanda-tanda akan dilaksanakan pembangunan jembatan tersebut.
"Pembangunan jemabatan dari pasar air molek sampai ke seberang sudah pernah dicek oleh Konsultan Dinas PU Provinsi Riau yang didampingi oleh pejabat-pejabat Dinas PU Inhu," katanya.
"Selain dua kebutuhan itu juga kami harapankan pembangunan Pustu dalam waktu dekat ini, yangmana foto kopi surat tanah untuk pembangunan Pustu tersebut sudah disampaikan ke Puskemas Pasir Penyu. Namun belum juga ada trealisasinya dari Dinas Kesehatan Inhu," pungkas Basuni.
Terkait hal ini, Lurah Air Molek 1 Wasidi saat dijumpai di kantornya, Jumat (10/6/2016) mengatakan, apa yang dikatakan oleh warga itu benar.
"Selama ini banyak kegiatan pembangunan di kelurahan ini yang hilang tanpa rimbanya. Padahal kegiatan itu sangat dibutuhkan sekali oleh warga, seperti masuknya aliran listrik dari PLN, jembatan dan Pustu (Puskesmas Pembantu). Harapan kita dewan, camat dan intansi terkait lainnya dapat segera meleksanakan apa yang menjadi kebutuhan warga seberang Kelurahan Air Molek Satu," pungkasnya.