Ini Data Desa di Meranti yang Akan Dialiri Listrik Tahun Ini

datariau.com
2.345 view
Ini Data Desa di Meranti yang Akan Dialiri Listrik Tahun Ini
Ilustrasi

SELATPANJANG, datariau.com - Desa yang belum teraliri listrik di Kepulauan Meranti bakal akan dituntaskan. Pasalnya Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Selatpanjang akan melakukan persiapan penambahan jaringan ke daerah tersebut.

Hal ini mengingat PLN akan mendapatkan tambahan mesin pembangkit baru. Dimana total mesin yang akan datang nantinya sebanyak 4 unit dengan kepasitas sebesar 5 Mega Watt (MW).

"Mesin ini habis lebaran idul fitri nanti baru akan datang. Kita targetkan dalam tahun ini sudah bisa beroperasi. Saat ini kita baru menyelesaikan tapak atau tempat kedudukan mesin saja," ujar  Kepala PLN Ranting Selatpanjang, Anas Yasin Ilmiyanto yang dikonfirmasi wartawan, Rabu (24/5/2017).

Mesin pembangkit tersebut merupakan kebijakan dari PLN Pusat dalam memenuhi permintaan daerah. Dengan tambahan mesin itu nantinya bisa mendorong PLN untuk menjangkau daerah-daerah terpencil yang memang belum dialiri listrik.

"Setelah mesin datang, kita akan melaksanakan program menambah jaringan. Penambahan jaringan akan dilakukan dibeberapa titik dengan menjangkau daerah terpencil," kata dia.

Setelah mesin datang, nantinya dikejar agar jaringan bisa masuk ke 12 wilayah Desa yang ada di Kepulauan Meranti. Termasuk sejumlah Desa penyambungan jaringan akan dilakukan dengan menyebrangi laut.

Dirincikannya, 12 Desa yang akan dijangkau dengan jaringan sekaligus dialiri listrik diantaranya, Desa Penyagun, Desa Rapan, Tebun, Kecamatan Rangsang, Desa Tanjung Sari, Sendanu Darul Ikhsan, Nipah Sendanu, Sungai Tohor, Sungai Tohor Barat Kecamatan Tebingtinggi Timur. Selain itu Desa, Tanjung Darul Takzim, mengkikip, Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat dan Desa Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyu. Seluruh Desa tersebut akan kita jangkau dengan jaringan dan aliran listrik PLN selama 24 jam pada tahun 2017 ini.

Sementara Mesin pembangkit lama yang sudah tidak digunakan lagi sejak tahun 2015 milik pihak ketiga ditarik. "Mesin itu milik PT BAP. Mesin itu ditarik dan dibawa keluar dari Selatpanjang oleh pemiliknya. Karena kontrak mereka juga sudah habis," ujarnya.

Sementara saat ini pembangkit yang ada di PLN masih mampu memberikan pelayanan listrik. Bahkan sampai kebutuhan tertinggi sekalipun.

"Beban puncak kita maksimal 11 Mega Watt (MW). Sedangkan daya mampu kita sampai dengan 12,5 MW. Jadi untuk Ramadhan ini listrik masih oke dan aman. Kecuali jika terjadi kerusakan atau ganggung nantinya," sebut Anas.

Penulis
: Rahmad
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query