Pemko Pekanbaru Salurkan Bantuan Tunai Bagi Warga Terdampak Banjir, DPRD: Mereka Lebih Berharap Masalah Banjir Tuntas

Ruslan
81 view
Pemko Pekanbaru Salurkan Bantuan Tunai Bagi Warga Terdampak Banjir, DPRD: Mereka Lebih Berharap Masalah Banjir Tuntas
Foto: Endi Dwi Setyo
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE.

PEKANBARU, datariau.com - Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri SE menyebut bantuan penyelesaian masalah banjir dinilai lebih diharapkan masyarakat ketimbang bantuan uang tunai sekitar Rp300 hingga Rp400 Ribu.

"Masyarakat itu tidak terlalu berharap pada bantuan, tapi mereka itu berharap pada penyelesaian masalah banjir ini. Itu sebenarnya harapan masyarakat. Kalau bantuan itu sebenarnya sifatnya hanya situasional saja," kata Azwendi, Jum'at (30/4/2021).

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera menyalurkan bantuan tunai Rp300 hingga Rp400 Ribu bagi warga terdampak banjir. Bantuan tersebut disalurkan sesuai dengan jumlah titik terdampak banjir.

Dikatakan Azwendi, mengenai bantuan uang tunai bagi warga terdampak banjir yang disalurkan Pemko Pekanbaru tersebut sudah tertera dalam Peraturan Daearah (Perda) Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Daerah (PPBD).

"Saya kira ketika Perda dan juga aturan regulasi sudah ada, seharusnya bantuan itu harus dengan cepat disalurkan kepada warga yang terdampak banjir," ujarnya.

Menurut Azwendi, warga terdampak banjir lebih menginginkan penyelesaian permasalahan banjir agar segera tuntas. Bukan hanya sekedar bantuan uang tunai sekitar Rp300 hingga Rp400 Ribu.

"Jangan berharap pada bantuan saja. Hari ini banjir, bantuan lagi. Besok bulan depan banjir, bantuan lagi. Kondisi bantuan seperti ini kan memberatkan pembiayaan di APBD," terangnya.

Politisi Demokrat ini juga meminta Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau saling berkoordinasi untuk menuntaskan permasalahan banjir sebelum masalah tersebut semakin parah.

"Harapan kita bagaimana cara Pemko mengantisipasi penanggulangan banjir ini, kita juga minta Pemprov jangan hanya seremonial saja, kami butuh bantuan bukan seremonial saja, karena ini zonanya mungkin tanggung jawabnya Provinsi. Begitu juga pemerintah pusat, bantu kami menangani masalah banjir ini. Jangan hanya diam saja," tutupnya.(endi)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: Datariau.com