Kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh di Kuansing Menjadi Perkebunan Sawit, Mardianto Manan: Pelaku Bisa Dipidana

Jekha Saqban Saputra
1.338 view
Kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh di Kuansing Menjadi Perkebunan Sawit, Mardianto Manan: Pelaku Bisa Dipidana
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Riau Ir Mardianto Manan MT.

KUANSING, datariau.com - Anggota Komisi IV DPRD Riau Ir Mardianto Manan MT menyayangkan jutaan hektare Kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh yang tersebar di beberapa kecamatan Kabupaten Kuantan Singingi berubah menjadi perkebunan sawit. Hal ini terkesan ada pembiaran dari instansi terkait karena Panitia Khusus Monitoring dan Evaluasi Perizinan Lahan di DPRD Riau pada tahun 2016 lalu, menemukan sekitar 1,4 juta hektare hutan menjadi perkebunan kelapa sawit milik perusahaan.

"Bukit Betabuh berstatus kawasan hutan lindung, dimana tidak boleh ada aktivitas di sana, apalagi menghancurkan hutan dan membuat perkebunan, dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Riau terutama dalam Perda Nomor 10 Tahun 2018 Bukit Betabuh itu berstatus hutan lindung, jika ada oknum yang melakukan alih fungsi lahan dari kawasan hutan lindung menjadi perkebunan dan perumahan, maka akan mendapatkan hukuman penjara," tegas Anggota DPRD Riau yang biasa disapa MM itu, saat dikonfirmasi datariau.com via WhatsApp, Sabtu (3/4/2021) sore.

Legislator Riau Dapil Kuansing-Inhu ini menegaskan, izin Hak Guna Usaha (HGU) di kawasan hutan lindung tidak bisa dikeluarkan kecuali untuk kawasan budidaya.

"Kawasan lindung tidak bisa mendapatkan HGU, jika ada berarti itu izin yang abal-abal, karena yang bisa diberikan HGU adalah kawasan budidaya," tegas MM.

MM berharap adanya atensi khusus dari pemerintah dan aparat penegak hukum dalam hal penertiban aktifitas ilegal di kawasan hutan lindung.

"Saya selaku Anggota DPRD hanya bisa mengawasi, yang berhak mengusut dan mengadili ialah aparat penegak hukum, dan instansi terkait, kita harap peran pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menertibkan segala aktifitas ilegal di kawasan hutan lindung, baik ilegal logging, alih fungsi lahan, dan apapun itu," harapnya. (jss)

Terakhir diperbarui, Ahad (4/4/2021) pukul 15.13 Wib.

Penulis
: Jekha Saqban Saputra
Editor
: Jekha Saqban Saputra
Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com