Fraksi PAN DPRD Pekanbaru Didatangi Forum RT/RW Bahas Pengelolaan Sampah

Admin
383 view
Fraksi PAN DPRD Pekanbaru Didatangi Forum RT/RW Bahas Pengelolaan Sampah

PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Pekanbaru Roni Pasla menerima kedatangan pihak dari Forum RT/RW Kecamatan Tuah Madani di ruang Fraksi PAN, Senin (8/2/2021).

Adapun tujuan Forum RT/RW Kecamatan Tuah Madani yaitu meminta kepada Pemerintah Kota Pekanbaru agar memberikan kewenangan pengelolaan sampah yang ada di wilayahnya.

Hal ini disampaikan oleh Forum RT/RW Kecamatan Tuah Madani setelah melihat adanya potensi positif jika kewenangan pengelolaan sampah dilakukan secara swakelola oleh Kecamatan. Pembiayaan yang terpakai tidak akan sia-sia, dalam artian dirasakan manfaat oleh masyarakat.

Salah seorang perwakilan Forum RT/RW Kecamatan Tuah Madani, Sucipto mengatakan bahwa jika pengelolaan sampah diberikan ke pihak ketiga memakan anggaran yang besar. Selain itu, kinerja dari pihak ketiga dinilai tidak bagus atau tidak sebanding dengan biaya yang digelontorkan oleh Pemko Pekanbaru dalam pengelolaan sampah.



"Kami menyatakan bahwa pengelolaan sampah kurang memberikan solusi untuk masyarakat, sebab kontrak yang seharusnya sampai ke tingkat masyarakat ini tidak jelas. Jadi ini adalah sebuah kerancuan, dan itu sangat kami sayangkan," ucapnya.

Sucipto menambahkan bahwa Forum RT/RW Kecamatan Tuah Madani menolak kebijakan pengelolaan sampah dengan pihak ketiga. Ia menilai swastanisasi kurang baik dalam pengerjaan mengelola sampah yang ada di Pekanbaru.

"Ada pihak tertentu, swasta ini dinilai kurang bertanggungjawab dalam pengelolaan. Biaya Rp60 Milliar itu tidak jelas kemana arahnya. Dan dari retribusi hanya Rp5 Miliar didapat. Maka dari itu, kami nyatakan untuk menolak swastanisasi itu," tegasnya.

Menurut Sucipto, dirinya optimis jika sampah dikelola oleh pihak Kecamatan akan bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat setempat seperti tenaga harian yang diberhentikan oleh DLHK akan dipekerjakan kembali olehnya.

"Kita menyatakan siap untuk mengelola jika diberi kewenangan. Kita akan persiapkan semuanya. Mulai dari armada pengangkutan hingga bagaimanapun mengelola dan sebagainya," tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Pekanbaru Roni Pasla mengatakan bahwa ada peluang bagi RT/RW Kecamatan Tuah Madani untuk mengelola sampah secara mandiri.

"Peluang untuk dikelola oleh pihak Kecamatan itu masih sangat memungkinkan. Karena tidak semuanya di swastanisasi. Contohnya di Rumbai yang diswakelola langsung oleh DLHK sendiri" katanya.



Politisi PAN ini mengungkapkan, saat ini Kecamatan Tuah Madani memiliki jumlah Kepala Keluarga (KK) lebih dari 30 ribu. Artinya, potensi untuk mengelola sampah sendiri cukup lumayan besar (terbuka). Ia berkata, apabila per KK dipungut 10 ribu dan dikalikan dengan jumlah KK maka hasilnya akan mencapai Rp300 juta.

"Jika bisa diswakelola oleh pihak kecamatan seperti yang disampaikan Forum RT/RW tadi ini kan tidak menggunakan APBD kita lagi. Jadi punya potensi sendiri," tuturnya.

Roni menyebut bahwa Kecamatan Tuah Madani sanggup mengelola sampah secara mandiri. Yakni dimulai dari pengangkutan, pemanfaatan hingga sampai pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Apa yang disampaikan oleh RT /RW tadi, sama dengan apa yang kita sampaikan kepada DLHK bahwa kita berharap bisa dijalankan (swakelola). Nantinya ada bank sampahnya, ada juga pemanfaatan sampah kering dan basahnya," pungkasnya. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com