DPRD Pekanbaru Gelar Sosper Dengan Cara Turun Langsung ke Tengah Masyarakat

Datariau.com
165 view
DPRD Pekanbaru Gelar Sosper Dengan Cara Turun Langsung ke Tengah Masyarakat

PEKANBARU, datariau.com - Ketua DPRD Kota Pekanbaru Hamdani MS SIP menjelaskan bahwa saat ini para Anggota DPRD kota Pekanbaru tengah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) guna memberi edukasi dan pemahaman ke masyarakat. Kegiatan sosper tersebut mendapatkan respon positif dari masyarakat karena banyak Peraturan Daerah (Perda) yang tidak diketahui oleh masyarakat. Namun, terdapat sejumlah evaluasi menjadi catatan bagi setiap anggota dewan.

"Pekan ini masih ada sosialisasi Perda lagi dan dilihat Sosper ini harus kita lakukan guna masyarakat tahu adanya Perda. Dan tanggapan masyarakat positif, karena ini merupakan bagian fungsi dari DPRD sebagai fungsi legislasi yaitu bagaimana peraturan itu bisa sampai ke masyarakat," kata Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani MS SIP, Selasa (24/11/2020).

Hamdani menjelaskan ada sejumlah evaluasi yang menjadi catatan bagi DPRD Pekanbaru dalam pelaksanaan Sosper. Hal tersebut dapat membuat seluruh anggota dewan lebih giat dalam memahami produk dari DPRD.

"Jangankan masyarakat, mungkin kita yang di legislatif pun belum tahu semua tentang perda-perda. Misalnya dari tahun 1990-an itu apa saja Perda yang dihasilkan oleh DPRD. Tentu ini mengacu kita khususnya (DPRD) untuk lebih giat lagi membaca peraturan atau produk-produk dari DPRD itu sendiri. Setelah itu paham, maka kita sosialisasikan ke masyarakat," ungkapnya.

Kegiatan Sosper dilaksanakan sebanyak 15 kali pertemuan yang tersebar di 12 kecamatan se-Pekanbaru. Diperkirakan, kegiatan Sosper masih akan terus berlanjut pada tahun 2021 mengingat tinginya antusias warga terhadap kegiatan tersebut.

Politisi PKS itu menjelaskan pentingnya sosialiasi peraturan daerah guna membantu masyarakat tahu akan adanya peraturan yang dapat memudahkan masyarakat seperti Perda berkaitan tentang UMKM.

"Jadi inilah mengapa pentingnya sosialisasi langsung ke masyarakat bahwa kita ada Perda Perlindungan UMKM, bahwa UMKM ini dikuatkan oleh pemerintah setelah lahirnya Perda ini. Itu semua ada diatur dalam Perda ini. Dan masyarakat banyak yang tidak tahu, maka itulah yang kita sosialisasikan ke masyarakat," pungkasnya. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com