Polres Pelalawan Akhirnya Tahan Sopir Truk Fuso Penabrak Ibu di Kerinci

datariau.com
2.536 view
Polres Pelalawan Akhirnya Tahan Sopir Truk Fuso Penabrak Ibu di Kerinci
Foto: Windy
Polisi mengamankan truk Fuso yang melindas seorang ibu-ibu di Pangkalan Kerinci Pelalawan.

PANGKALAN KERINCI, datariau.com - Pascakecelakaan maut di Jalintim Pangkalan Kerinci tepat di depan Pos II PT RAPP, polisi mengamankan pengemudi truk yang bertabrakan dengan sepeda motor milik Siti Aminah, Rabu (24/8/2017). Polisi membawa supir Indra Gunawan (36) ke Mapolres Pelalawan.

Menurut Kepala Polres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, kasus lakalantas yang mengakibatkan korban Siti Aminah meninggal dunia sedang ditangani Satuan Lalu Lintas (Satlantas).

Seluruh barang bukti berupa sepeda motor korban dan mobil truk fuso pelaku digiring ke mapolres. Apalagi kecelakaan naas itu menyita perhatian publik, khususnya masyarakat Pangkalan Kerinci.

"Semua barang bukti sudah kita amankan. Supir truk Indra Gunawan ditetapkan sebagai tersangka dan penyidik langsung menahannya," ujar Kepala Polres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan,

Kapolres Kaswandi menjelaskan, selain memeriksa pelaku secara intensif penyidik juga memintai keterangan dari saksi-saksi yang berada di lapangan.

Untuk melengkapi berkas perkara yang akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan. Penyidik menggunakan Pasal 310 ayat 4 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

"Pelaku terancam hukuman penjara maksimal enam tahun. Sekarang penyidik sedang melengkapi berkasnya," tandasnya.

Indra Gunawan ditetapkan sebagai tersangka lantaran ia dituding bersalah atas kecelakaan maut itu.

Kecelakaan terjadi akibat pengemudi truk kurang hati-hati saat akan berbelok ke kiri dan tidak memperhatikan kendaraan yg ada di depannya. Hingga mengakibatkan pengendara lain cidera serta kehilangan nyawa.

Sumber
: Tribunpekanbaru.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query