DPRD Pekanbaru Minta Diskes Sosialisasi Soal Perpanjangan Imunisasi Vaksin MR

Admin
430 view
DPRD Pekanbaru Minta Diskes Sosialisasi Soal Perpanjangan Imunisasi Vaksin MR
Ilustrasi (Foto: Internet)

PEKANBARU, datariau.com - DPRD Pekanbaru meminta Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru melakukan banyak sosialisasi dengan diperpanjangnya masa imunisasi vaksin Measless Rubella (MR). Wakil rakyat di DPRD Pekanbaru sangat mengapresiasi perpanjangan imunisasi vaksin MR, di seluruh Indonesia. Termasuk Kota Pekanbaru, melalui surat edaran Kemenkes RI, pemberian vaksin MR ini dilaksanakan hingga Desember 2018.

Terkait hal ini, Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Zulfan Hafiz ST mengatakan, bahwa waktu selama dua bulan ini, harus bisa dilakukan Diskes Pekanbaru, untuk memaksimalkan sosialisasi dan pemberian vaksin kepada anak umur di bawah 15 tahun.

"Kesempatan ini jangan disia-siakan, karena Kota Pekanbaru masih jauh dari target vaksin MR. Diskes dengan segala kemampuan dan strateginya, harus total melakukan sosialisasi," kata Zulfan, Jumat (2/11/2018).

Seperti diketahui, Diskes Pekanbaru mengatakan tidak tercapainya target imunisasi vaksin MR di Pekanbaru, sama halnya terjadi di daerah lain di Indonesia. Pemberikan vaksin MR di Pekanbaru ditargetkan 281. 211 jiwa atau 95 persen. Namun hingga akhir Oktober lalu, hanya tercapai 25 persen saja. Artinya, masih banyak warga yang belum divaksin MR, atau masih kurang sekitar 70 persen lagi.

"Kita paham kendala yang ditemui Diskes di lapangan. Pasti kebanyakan karena orangtua menolak, dengan berbagai alasan. Intinya, dengan sosialisasi nanti, Diskes menekankan bahwa kepada orangtua, di dalam agama tidak dilarang memberikan vaksin MR. Bahkan Ustadz Abdul Somad (UAS) pernah menyampaikan vaksin MR diperbolehkan. Apalagi untuk kesehatan," katanya.

DPRD berharap, dengan perpanjangan waktu hingga akhir tahun yang diberikan Kemenkes, Diskes harus bisa mencapai angka yang sudah ditetapkan 95 persen. "Paling tidak mendekati lah, karena setelah ini, meski tidak tercapai, tidak ada lagi perpanjangan waktu," sebutnya.

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek sudah menandatangani surat edaran, yang akan diedarkan ke seluruh daerah, untuk terus melanjutkan imunisasi MR hingga mencapai target 95 persen secara menyeluruh dan merata. Dalam surat edaran tersebut, memberi peluang untuk melaksanakan imunisasi sampai akhir tahun 31 Desember 2018. Jika belum sampai tanggal 31 Desember capaian imunisasi MR mencapai target 95 persen, maka kampanye ini pun berakhir.

Kementerian Kesehatan berharap, masyarakat yang masih enggan untuk memberikan vaksin MR kepada anaknya, dapat mengubah pemikirannya menjadi mau, untuk memberikan vaksin pada anaknya. (*)

Editor
: Redaksi
Sumber
: http://pekanbaru.tribunnews.com/2018/11/02/wakil-rakyat-minta-diskes-sosialisasi-imunisasi-vaksin-mr-diperpanjang