11 Kelurahan Masuk Zona Merah, DPRD Minta Pemko Pekanbaru Lakukan Swab Massal

Admin
237 view
11 Kelurahan Masuk Zona Merah, DPRD Minta Pemko Pekanbaru Lakukan Swab Massal
Foto: Ist.
Ketua Komisi III DPRD kota Pekanbaru Yasser Hamidy.

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Komisi III DPRD kota Pekanbaru Yasser Hamidy mendesak Pemerintah Kota Pekanbaru segera melakukan Test Swab masal, hal tersebut lantaran 11 kelurahan di Kota Pekanbaru masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.

"Kita minta Pemko memaksimalkan Test Swab Antigen di masing-masing wilayah, karena saat ini kita melihat belum maksimal," kata Yasser Hamidy, Jumat (26/2/2021).

Politisi PKS ini juga mempertanyakan alasan Pemko Pekanbaru menetapkan status zona merah yang ada di 11 kelurahan tersebut, apakah karena meningkatnya kasus penambahan Covid-19 atau tingkat kerawanan penyebaran kasus.

"Ini juga harus dijelaskan ke masyarakat, agar informasi yang diterima masyarakat jelas dan bisa menenangkan masyarakat," tegasnya.

Yasser menuntut agar Pemko Pekanbaru harus serius untuk mengatasi penyebaran Covid-19 di Pekanbaru, terlebih saat ini sudah ada Swab Antigen yang mana jauh lebih murah jika dibandingkan dengan Swab PCR.

"Itu semua bisa dilakukan, tinggal kemauan dari pemerintah serta Dinas Kesehatan. Saya rasa jika Test Swab dilakukan seluruh kelurahan zona merah," pungkasnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menyebut 15 kecamatan di Kota Pekanbaru sudah keluar dari zona merah penyebaran Virus Corona atau Covid-19. Tapi, ada 11 kelurahan yang dikategorikan zona merah karena jumlah pasien positif corona.

Sekretaris Dinkes Pekanbaru dr Zaini Rizaldy Saragih mengatakan, indikatornya berdasarkan jumlah pasien positif. Jika jumlahnya lebih dari 10 pasien, merupakan zona merah. Jumlah pasien 6 hingga 10 disebut zona oranye. Kalau jumlah pasien positif antara 1 hingga 5 orang 1-5 disebut zona kuning.

"Jadi, tidak ada kelurahan yang zona hijau. Zona merah ini ada di 11 kelurahan," jelas Zaini.

Ia merinci, zona merah itu ada di Kelurahan Simpang Baru dengan 38 kasus, Sidomulyo Barat 26 kasus, Tangkerang Barat 25 kasus, Tangkerang Utara 19 kasus, Rejosari 18 kasus, Umban Sari 16 kasus, Tangkerang Labuai 14 kasus, Delima 14 kasus, Labuhbaru Barat 13 kasus, Tangkerang Tengah 12 kasus, Tangkerang Timur 13 kasus.

Kata dia, data ini yang terakhir dihimpun pada 21 Februari. "Data ini diperbarui satu pekan sekali. Tapi kalau tingkat kecamatan, kami menggunakan indikator epidemiologi," jelas dr Bob, sapaan dia.

Ada beberapa parameter yang harus dihitung dalam menerapkan zona di kecamatan. Dengan parameter itu ditetapkan zona merah, oranye, kuning maupun hijau. "Jadi, Pekanbaru tidak ada zona merah di 15 kecamatan hingga kini," tegasnya.

Data Diskes, kecamatan yang berstatus zona kuning corona adalah Bina Widya, Bukit Raya, Kulim, Limapuluh, Marpoyan Damai, Payung Sekaki, Pekanbaru Kota, Rumbai, Rumbai Barat, Rumbai Timur, Sukajadi, Tuah Madani. Sedangkan zona oranye yaitu Sail, Senapelan, Tenayan Raya. (wib)

Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com