Memperingati Hari Palang Merah Indonesia di Setiap Tanggal 8 Mei: Menumbuhkan Karakter Rasa Cinta Tanah Air Kepada Anak-Anak Melalui Kegiatan PMI

Samsul
381 view
Memperingati Hari Palang Merah Indonesia di Setiap Tanggal 8 Mei: Menumbuhkan Karakter Rasa Cinta Tanah Air Kepada Anak-Anak Melalui Kegiatan PMI

DATARIAU.COM - Perkembangan zaman semakin modern pada era globalisasi seperti sekarang ini. Arus budaya dari luar dapat masuk ke dalam budaya Indonesia. Berkaitan dengan menumbuhkan rasa cinta tanah air sekolah memiliki peran penting dalam membentuk sikap siswa karena di sekolah peserta didik mengalami proses pembelajaran, pendidikan, proses interaksi, komunikasi dengan warga sekolah yang lainnya. Sekolah juga menjadi tempat perbaikan dari kesalahan peserta didik melalui peringatan yang diberikan, sehingga melalui proses perbaikan tersebut diharapkan berakhir pada pembentukan individu yang berkarakter. Karakter yang saat ini dikembangkan oleh sekolah salah satunya yaitu karakter cinta tanah air. Pebentukan karakter dalam pelaksanaannya di sekolah di lalukan secara terpadu, baik melalui kegiatan pembiasaan maupun kegiatan ekstrakurikuler.

Berbicara karakter cinta tanah air dalam kamus bahasa indonesia kata karakter diartikan sebagai tabiat, sifat-sifat kejiwaan, akhlak, atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan orang lain, dan watak (Agus Wibowo, 2013:8) Suyadi dalam bukunya juga menyimpulkan bahwa karakter merupakan nilai-nilai universal perilaku manusia yang meliputi seluruh aktivitas kehidupan, baik yang berhubungan dengan Tuhan, diri sendiri, sesama manusia maupundengan lingkungan (Suyadi, 2013:7)

Dalam perspektif Islam Sayyid Muhammad mengatakan, yang di maksud tanah air dalam kitab tahliyah ialah sebuah negara dimana engakau terlahirkan, tempat pertumbuhanmu, dan tumbuh-tumbuhan yang engkau ambil manfaatnya, beberapa ternaknya, udara lengkap airnya dan juga rumahmu yang berada di atas buminya dan dibawah langitnya, dan sesuatu yang menjadi anugerah yang sangat besar yang menuntut pada manusia agar mencurahkan segenap kemampuan demi misi meningkatkan faktor ekonomi dan meningkatkan keberkahannya.

Habib mendefinisikan cinta tanah air adalah berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bangsa dan negara dan rela berkorban deni negara NKRI. Pengertian rasa cinta tanah air, perasaan cinta sebenarnya mengandung unsur kasih dan sayang terhadap sesuatu. Kemudian, dalam diri akan tumbuh suatu kemauan untuk merawat, memelihara dan melindunginya dari segala bahaya yang mengancam. Cinta tanah air berarti rela berkorban untuk tanah air dan membela dari segala macam ancama dan gangguan yang datang dari bangsa manapun. Para pahlawan telah membuktikan cintanya kepada tanah airnya yaitu tanah air Indonesia. Mereka tidak rela Indoneia diinjak-injak oleh kaum penjajah. Mereka tidak ingin negerinya dijajah, dirampas atau diperas oleh bangsa penjajah. Mereka berani mengorbankan nyawanya demi membela tanah air Indonesia.

Cinta tanah air adalah perasaan yang timbul dari hati sanubari seorang warga Negara, untuk mengabdi, memelihara, membela, melindungi tanah airnya dari segala ancaman dan gangguan. Definisi lain mengatakan bahwa rasa cinta tanah air adalah rasa kebanggaan, rasa memiliki, rasa menghargai, rasa menghormati dan loyalitas yang dimiliki oleh setiap individu pada negara tempat ia tinggal yang tercermin dari perilaku membela tanah airnya, menjaga dan melindungi tanah airnya, rela berkorban demi kepentinngan bangsa dan negaranya, mencintai adat atau budaya yang ada dinegaranya dengan melestraikannya dan melestarikan alam dan lingkungan. (Nailul Huda,2018:63)

Proses penanaman karakter cinta tanah air melalui beberapa macam kegiatan ekstrakurikuler peneliti menemukan terdapat beberapa karakter yang muncul yang merupakan karakter yang ditanamkan melalui kegiatan ekstrakurikuler tersebut diantaranya adalah, cinta merah putih, cinta bahasa Indonesia, cinta budaya Indonesia dan cinta produk dalam negeri. Karakter-karakter yang muncul merupakan wujud dari karakter cinta tanah air itu sendiri. Dengan karakter-karakter tersebut terbukti bahwa telah terjadi penanaman karakter cinta tanah air melalui berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler

Jadi saya berpendapat bahwa salah satu penanaman karakter cinta tanah air melalui kegiatan ekstrakurikuler untuk menunjukkan kepedulian terhadap sesama manusia atau sesasama lingkungan dengan mengadakan ekstrakulrikuler kegiatan PMI (Palang Merah Indonesia) kepada anak-anak.

Kegiatan Ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan diluar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah /madrasah. (Rohinah M.noor, 2012:75)

Melihat pentingnya anak-anak belajar mengenaipertolongan pertamabersama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) mengadakan gerakan “Anak Siaga”. Kegiatan ini diajarkan kepada anak-anak ditingkat sekolah dasar di Medan. Anak-anak ditingkat Sekolah Dasar diajarkan cara menjadi pahlawan pertolongan pertama yang sesungguhnya, yang bisa selalu siaga membantu orang-orang di sekitarnya dan berbagi pengetahuan mereka mengenai pertolongan pertama dengan orang lain.

Anak-anak juga menunjukkan antusias mereka saat belajar mengenai pertolongan pertama ini. “Semangatnya sangat antusias banget, disana mereka diajarkan saling berbagi ke teman-temannya dan bagaimana cara menghadapi luka bakar, luka saat main-main, apa yang harus mereka lakukan. Acara ini sangat membantu,” tutur Ibu Nita, salah satu seorang guru dari Sekolah Dasar di Dumai Riau berpartisipasi dalam gerakan ini.


Mengajarkan kesehatan anak usia dini kuncinya adalah sabar dan konsistens untuk menerapkan kebiasaan baik ini secara terus-menerus. Dengan demikian, anak akan terbiasa menjalankan hidup sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Ajarkan cara menjaga kesehatan pada anak sedari dini, terutama dari orangtua dan keluarga.

Hari Palang Merah Indonesia yang jatuh setiap tanggal 8 Mei jadi momen belajar yang menarik untuk anak. Pada hari tersebut, orang tua bisa mengajarkan anak tentang tugas mulia yang dijalankan oleh PMI setiap harinya. Dengan pengetahuan tersebut, anak bisa belajar banyak hal, termasuk mengenai sikap saling berbagi dan tolong-menolong. Mengajarkan Anak Tentang Pentingnya Kebiasaan Mendonorkan Darah, salah satu cara untuk bisa mengajarkan anak terkait peran PMI dalam dunia kemanusiaan adalah dengan mengajak mereka berdonor darah. Pada perayaan Hari Palang Merah Indonesia, Anda akan mendapati kegiatan donor darah yang dilakukan di berbagai tempat. Kalaupun tidak ada, donor darah juga bisa dilakukan dengan datang secara langsung ke kantor PMI terdekat.

Hal yang sering terjadi, anak bakal takut melihat jarum berukuran besar yang bakal ditusukkan ke lengan. Namun, pastikan kepada anak bahwa suntikan jarum tersebut tidak akan terasa sakit. Selain itu, donor darah juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Peran penting terhadap kesehatan tersebut di antaranya adalah, sebagai sarana untuk mendeteksi penyakit, menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah dalam tubuh, serta kesempatan memperoleh cek kesehatan gratis.

Pada waktu yang sama, mengajak anak donor darah di PMI juga memberi pengetahuan kepada si kecil mengenai pentingnya kantong darah bagi orang yang membutuhkan. Setiap tahunnya, PMI membutuhkan jutaan kantong darah yang keberadaannya sangat dibutuhkan oleh pasien di rumah sakit. Apalagi, PMI dalam tugasnya, juga tidak pernah membeda-bedakan orang yang bakal mereka tolong, baik orang kaya, miskin, pejabat, dan bahkan penjahat dengan memperoleh pengetahuan terkait peran PMI dalam aktivitas kemanusiaan tersebut, anak bakal memperoleh pelajaran berharga dalam hidupnya. Apalagi, Anda sebagai orang tua memberi contoh secara nyata melalui aktivitas donor darah dengan begitu, anak bakal mengikuti jejak orang tuanya untuk memulai kebiasaan mendonorkan darah. Itulah manfaat yang bisa didapatkan oleh anak ketika mereka memperoleh pengetahuan tentang pentingnya peran PMI bagi dunia kemanusiaan.

Semoga bermanfaat, ya.

Penulis: Hamimah Nasution S.Pd

Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com