Bupati Siak Pantau Kegiatan Suntik Vaksin Covid-19 Secara Massal

Hermansyah
177 view
Bupati Siak Pantau Kegiatan Suntik Vaksin Covid-19 Secara Massal
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi tinjau kegiatan vaksinasi di lingkungan Setda Siak kantor Bupati Siak.

SIAK, datariau com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi covid-19 secara massal yang berlangsung di 4 titik berbeda, di Kabupaten Siak Sri Indrapura pada Selasa (11/5/2021).

Dimana Pemkab Siak telah menyiapkan 13.800 vaksin yang siap diberikan kepada masyarakat di sejumlah kecamatan sesuai jadwal. Adapun jenis vaksin yang akan di berikan merupakan vaksin sinovac covid-19.

Vaksinasi ini dalam rangka mencegah penularan covid-19 di wilayah Kabupaten Siak dengan target vaksinasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honorer di lingkungan Setdakab Siak, kantor Bupati Siak, para pedagang termasuk pelayanan umum.

"Hari ini Pemkab Siak vaksinasi secara massal covid-19 yang di mulai di Kecamatan Siak. Dan Hari ini kami meninjau titik pertama giat vaksinasi di pasar pagi Belantik Siak," sebut Alfedri.

"Dan besok, akan kita rencanakan di Kecamatan Tualang dan usai lebaran kita lanjut di Kecamatan Sei Apit kemudian menyusul Kecamatan Dayun dan Bungaraya serta kecamatan lainnya," jelasnya.

Kenapa dilakukan di pasar Belantik, dikatakan Alfedri, target vaksinasi bagi para pedagang, karena mereka intraksi setiap harinya dengan konsumen (pembeli).

Tentunya ini menjadi prioritas untuk dilaksanakan vaksinasi. Dan target vaksinasi yang dilaksanakan hari ini kepada 400 orang yang berlangsung di 4 titik.

"Hari ini kita lakukan vaksinasi di empat titik pertama di pasar Belantik, kantor Bupati, Puskesmas Siak dan di Pentas Siak Bermadah Siak. Harapan kita ini mampu mengurangi angka penularan covid 19," sebut dia.

"Karena angka terkonfirmasi positif dalam dua minggu terakhir cenderung meningkat, hari ini ada 513 angka yang terkonfirmasi positif di Kabupaten Siak, sementara yang di rawat sebanyak 138 orang dan sisanya isolasi terkoordinir dan ada isolasi mandiri. Untuk kasus meninggal sebanyak 99 dan total terkonfirmasi sekira 3.600 orang," tandas Alfedri.

Melihat kondisi ini pemerintah tentunya melakukan langkah-langkah dan upaya, menegaskan bagaimana masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan dengan menerapkan 4 M memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Selain itu, kita juga melakukan operasi Yustisi yang dilakukan oleh gabungan dari Satpol PP Siak, Polri, TNI dan Dishub. "Kami ingatkan masyarakat mari kita bekerjasama mentaati prokes, menjaga diri agar tidak terpapar wabah covid-19," harap Alfedri.

"Karena RS Tengku Rafi'an sudah penuh. Kita sudah membuka pelayanan untuk kasus berat dan ringan. Ringan di asrama dan yasmin dan kasus berat di RSUD," terangnya.

Alfedri mengimbau kepada masyarakat agar dapat berperan aktif mengikuti dan mau di vaksin sebab, Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) suntik vaksinasi ini tidak membatalkan puasa.

"InsyaAllah, vaksin ini aman, sebab berdasarkan fatwa MUI suntik vaksin ini tidak membatalkan puasa," imbuhnya.(*)

Sumber
: Datariau.com