Karena Minum Obat Pil, Usus Nenek Ini Berlubang di 4 Bagian

datariau.com
738 view
Karena Minum Obat Pil, Usus Nenek Ini Berlubang di 4 Bagian

DATARIAU.COM - Berhati-hatilah saat mengkonsumsi obat. Seperti yang dialami oleh nenek berusia 72 tahun asal Paimers Perancis. Ususnya berlubang-lubang, di empat bagian.

Penyebabnya potongan kemasan strip atau blister pil yang keras dan tajam tanpa sengaja ikut tertelan.

Dilansir Daily Mail, nenek itu bermaksud makan obat untuk meredakan alergi yang dia derita. Tapi tanpa disengaja dia ikut menelan potongan kemasannya.

Dua minggu kemudian dia merasakan sakit perut luar biasa hingga harus mencari bantuan medis di Centre hospitalier du val d'Ariege, di jantung kota. Scan menunjukkan ada luka di empat bagian usus.

Penyebabnya ujung benda tajam yang bahkan melubangi usus wanita tua tersebut. Saat operasi ahli bedah menemukan empat perforasi usus 5mm di seluruh ileum, bagian terakhir dari usus kecil.

Ahli bedah terpaksa memotong bagian ususnya itu sepanjang 30cm. Dokter menemukan potongan kemasan pil yang tajam tersebut di dalam perut si nenek.

Dr Francesc Alari yang memimpin operasi, mengidentifikasi benda itu adalah bagian bungkus pil Atarax, obat alergi yang mengandung hydroxyzine dihydrochloride.

Kemasan pil yang biasa digunakan oleh perusahaan obat, biasanya disajikan dalam cangkang plastik keras tertutup oleh lembaran aluminium.

Setelah disobek, bagian ini memiliki pinggiran tajam yang 'merupakan objek berisiko jika tertelan', dokter menulis dalam jurnal BMJ Case Report. Wanita itu sudah sembuh dan diizinkan pulang enam hari setelah operasi.

Menurut dr Alari dalam laporan itu, adalah masalah yang relatif umum terjadi benda asing masuk dalam saluran pencernaan. Pada pasien anak-anak disebabkan oleh konsumsi yang tidak disengaja. Sedangkan pada kasus dewasa biasanya berhubungan dengan masalah penglihatan, cacat intelektual dan gangguan kejiwaan atau kognitif.

Sumber
: Tribunpekanbaru.com
Tag:nenek
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query