Kondisi Krisis Diwarnai Pemadaman Bergilir, Ternyata PLN Area Rengat Jual Listrik ke Perusahaan

datariau.com
1.588 view
Kondisi Krisis Diwarnai Pemadaman Bergilir, Ternyata PLN Area Rengat Jual Listrik ke Perusahaan
Heri
Wakil Ketua DPRD Inhu Adila Ansori.

RENGAT, datariau.com - Pemadaman bergilir yang masih dirasakan masyarakat karena krisis listrik ternyata akan terus berlanjut. Sebab, PLN Area Rengat ternyata juga menjual listrik ke perusahaan besar.

Dengan kondisi ini, Wakil Ketua DPRD Inhu Adila Ansori mengaku sangat mengecam langkah PLN yang menjual listrik kepada sejumlah perusahaan besar di Inhu, padahal kondisi listrik saat ini disebut-sebut krisis dan ditandai dengan terjadinya pemadaman bergilir yang terus dirasakan masyarakat.

"Iya, kita mengecam pihak PLN Area Rengat yang telah menjual daya atau arus listrik ke sejumlah industri besar, seperti pabrik pengolahan karet dan perkebunan kelapa sawit. Padahal saat ini di Kabupaten Inhu masih sering diberlakukan pemadaman dengan alasan daya masih kurang sehingga tidak seimbang dengan kebutuhan pemakaian listrik pelangggan PLN," Kata Adila, Jumat (2/9/2016).

Selama ini, sebut Adila, masyarakat masih saja mengeluh pelayanan listrik di Kabupaten Inhu sangat buruk. Sebelumnya PLN Area Rengat melakukan penyambungan pelanggan baru lebih kurang 400 pelanggan, dan kali ini PLN Area Rengat diketahui menjual daya listrik dengan jumlah besar ke sejumlah perusahan, sementara kondisi listrik sedang dalam keadaan kritis.

"Penjualan daya ke industri juga menyakiti perasaan masyarakat yang sudah menanti lama dalam daftar tunggu calon pelanggan PLN. Selain itu, PLN Area Rengat juga memutuskan harapan masyarakat desa-desa yang belum dialiri listrik PLN, padahal jaringan sudah dipasang sejak lama," terangnya menyayangkan.

Untuk wilayah yang belum dialiri listrik saat ini, terangnya, seperti di Kelurahan Air Molek I Kecamatan Pasir Penyu. Di daerah itu belum ada jaringan listrik dan hingga saat ini belum ada agenda pemasangan jaringan.

Kemudian di Desa Pasir Keranji Kecamatan Pasir Penyu hingga Desa Talang Sungai Parit Kecamatan Rakit Kulim, juga sebagian desa di Kecamatan Batang Cenaku, warga di daerah itu belum menikmati listrik PLN, sementara pemasangan jaringan sudah dilakukan sejak beberapa tahun silam.

"PLN Area Rengat harus mengkaji ulang penjualan arus listrik ke pihak industri, karena saat ini masyarakat masih mengeluh dengan kondisi listrik yang masih sering padam dan adanya pemadaman bergilir," sebutnya.

Sementara itu, Manager PLN Area Rengat Kemas Abdul Gaffur ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penjualan daya ke sejumlah industri seperti pabrik pengolahan karet PT Tirtasari Rengat, PTPN 5 dan rencana penjualan daya ke lokasi perkebunan sawit PT Tunggal Perkasa.

Namun, sebutnya, penjualan daya ke industri seperti ke PT Tirtasari dan PTPN 5 tersebut tidak akan mengganggu terhadap pemakaian listrik pada pelanggan umum, karena pemakaian daya oleh pihak industri hanya pada siang hari. Bahkan, ketika ada gangguan tetap pihak industri yang pertama untuk dilakukan pemadaman.

"Pemakaian listrik pada industri siang hari dan tetap diawasi, sejauh ini belum ada masalah dan saat ini kondisi PLN juga tidak banyak masalah dan hanya ada pemadaman satu kali dalam tujuh hari," pungkasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query