[VIDEO] Program Jum'at Barokah, Brigjen TNI M Syech Ismed Bersama Istri Didampingi Dandim 0301/PBR Kunjungi Anak Putus Tangan di Tenayan Raya Pekanbaru

Datariau.com
146 view
[VIDEO] Program Jum'at Barokah, Brigjen TNI M Syech Ismed Bersama Istri Didampingi Dandim 0301/PBR Kunjungi Anak Putus Tangan di Tenayan Raya Pekanbaru

Silahkan ditonton video Datariau Channel, jangan lupa Subscribe, like dan share jika informasi yang kami sampaikan bermanfaat, tulis komentar kamu jika ada kritik dan saran yang ingin disampaikan. Terimakasih.



Komando Resort Militer (Korem) 031/Wira Bima yang dipimpin langsung oleh Danrem Brigjen TNI M Syech Ismed didampingi Istri serta pejabat utama Korem 031/WB dan Kodim 0301/PBR, melaksanakan kegiatan Jumat Barokah dengan memberikan bantuan kepada anak tertimpa musibah di Jalan Anugerah Kecamatan Tenayan Raya, Jumat (29/1/2021) pagi.

Dimana sasaran yang dibantu pihaknya kali ini adalah balita yang terkena musibah berinisial N berusia 3 tahun yang mengalami putus tangan dan kakinya dan seorang anak lagi inisial S 15 tahun uang juga mengalami putus tangan karena terpotong mesin pengolah batu bata.

Danrem Brigjen TNI M Syech Ismed SE M Han yang didampingi istri beserta Dandim Kolonel Inf Edi Budiman SIP MIP saat di lokasi mengatakan, pihaknya melaksanakan kegiatan Jumat Barokah yang sudah sering dilakukan Korem 031/WB dan jajaran untuk membantu masyarakat yang butuh uluran tangan.

“Pagi ini seperti biasa, Korem dan jajaran beserta Kodim, Bapak Lurah, Bapak Camat, Polsek, kami setiap Jumat melaksanakan Jumat Barokah. Dimana sasaran kami kali ini membantu dua orang anak yang di Kelurahan Tuah Negeri dan Kelurahan Sialang Sakti yang menjadi korban musibah,” jelas Brigjen TNI M Syech Ismed kepada datariau.com.

Dijelaskan Danrem 031/WB, dimana kedua anak tersebut dibantu perlengkapan ataupun kebutuhan anak balita berumur 3 tahun dan anak Sekolah Dasar (SD) berumur 15 tahun.

“Tadi kami sudah menyerahkan bantuan sembako, alat tidur seperti kasur dan sebagainya kepada anak berinisial N usia 3 tahun, sedangkan untuk S usia 15 tahun yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar kita berikan bantuan perlengkapan alat sekolah, seperti seragam, buku, tas, sepatu dan sebagainya,” ujar Danrem 031/WB Brigjen TNI M Syech Ismed.

Tidak hanya memberikan bantuan itu saja, Danrem 031/WB juga mengatakan akan memberikan pelayanan kesehatan untuk mengecek bekas operasi amputasi itu karena anak-anak itu masih ada yang mengeluhkan rasa sakit dan ngilu.

“Untuk kesehatan anak ini kami selalu berkoordinasi, kami kan punya dokter, itu tadi masih ada seperti rasa sakit bekas luka akibat operasi amputasi itu, jadi tadi pagi kita perintahkan dokter kami untuk memeriksakan anak ini, dan juga untuk mencarikan obatnya agar tidak merasakan sakit lagi,” ungkapnya.

Ditambahkan orang nomor satu di satuan TNI di provinsi Riau tersebut, kepada orang tua agar selalu menjaga anak-anaknya supaya jangan terjadi kembali musibah yang sama dan untuk anak yang terkena musibah dia berharap anak-anak tersebut dikuatkan mentalnya dan semangatnya untuk tetap terus belajar serta menjalani hidup, sehingga kedepan lebih sukses hidupnya.

Sementara itu, Dewi Arisanti mewakili Komnas Perlindungan Anak Provinsi Riau mengucapkan terima kasih kepada Danrem 031/WB atas apresiasinya terhadap masyarakat, dan berharap Danrem 031/WB beserta istri diberikan kesehatan dan bagi yang tertimpa musibah diberikan ketabahan.

"Insya Allah akan menjadi anak yang barokah dan sukses untuk Nusa dan Bangsa. Nantinya kami dari Komnas dan elemen yang terkait akan sekali lagi mengunjungi dan memberikan apresiasi dari kami nantinya kepada anak-anak yang terkena musibah ini, mudah-mudahan kedepannya berharap dengan Ibu Danrem 031/WB dan Pak Danrem 031/WB berserta jajaran akan terus bekerjasama dengan Komnas Provinsi Riau untuk memberikan apresiasinya terhadap anak-anak bangsa yang membutuhkan uluran tangan kita-kita semua,” tutup Dewi Arisanti.

Di tempat yang sama, Komandan Kodim 0301/Pekanbaru Kolonel Inf Edi Budiman SIP MIP menuturkan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap anak-anak korban kecelakaan mesin pengolah batu bata, semoga dengan bantuan ini dapat meringankan bebannya apalagi di tengah Pandemi Covid-19.

“Untuk orang tua harus lebih mengawasi anak-anaknya agar kejadian sama tidak terulang kembali. Diharapkan kepada orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya, agar tidak ada lagi korban selanjutnya,” tutup Dandim.

Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com