Fatwa Ulama: Bolehkah Puasa Asyura Satu Hari Saja?

Admin
1.340 view
Fatwa Ulama: Bolehkah Puasa Asyura Satu Hari Saja?

DATARIAU.COM - Keutamaan Puasa Asyura sangatlah besar. Memperbanyak puasa di bulan Muharram termasuk Puasa Asyura paling afdhol setelah puasa Ramadhan. (HR.Muslim: 1982).

Hadits ini sangat jelas sekali bahwa puasa sunnah yang paling afdhol setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram. Maksud puasa disini adalah puasa secara mutlak. Memperbanyak puasa sunnah pada bulan Muharram utamanya ketika hari ‘Asyura (10 Muharram).

Baca juga: Puasa di Awal dan Akhir Tahun Hijriyah, Adakah Contoh Dari Nabi?


Lantas muncul pertanyaan, jika Puasa Asyura hanya dilakukan pada tanggal 10 Muharram saja apakah boleh?

Berikut Fatwa Al Lajnah Ad Daimah Lil Buhuts Wal Ifta Saudi Arabia tentang bolehkan Puasa Asyura hanya sehari saja di tanggal 10 Muharram.

Soal:

Bolehkah puasa ‘Asyura hanya sehari saja (yaitu tanggal 10 Muharram) ?

Baca juga: Penting Diketahui, Sejarah dan Keutamaan Puasa Asyura


Jawab:

Boleh puasa ‘Asyura hanya sehari saja namun yang lebih afdhal ditambah dengan puasa sehari sebelumnya (tanggal 9) atau sehari setelahnya (tanggal 11). Karena hal tersebut adalah sunnah yang shahih dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, berdasarkan sabda beliau:

“andaikan tahun depan aku masih ada, aku akan berpuasa pada hari ke sembilan”

Ibnu ‘Abbas radhiallahu’anhuma menjelaskan:

“maksudnya beliau, bersama dengan hari kesepuluh”

wabillahit taufiq wa shallallahu ‘ala nabiyyina muhammadin wa aalihi wa shahbihi wa sallam

Baca juga: Hari Asyura Membongkar Kedok Syiah


Sumber fatwa: http://goo.gl/2U83Fl
Penerjemah: Yulian Purnama
Artikel Muslim.or.id

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)