PEKANBARU, datariau.com - DPRD Kota Pekanbaru menerima adanya laporan masyarakat bahwa di Jalan Kartama terdapat tumpukan sampah yang tak kunjung diangkat. Kalangan DPRD mempertanyakan kinerja satuan kerja Pemerintah Kota Pekanbaru.
"Laporan yang masuk ke kita terkait tumpukan sampah yang tidak diangkut hingga sebulan lebih lamanya tepatnya di Jalan Kertama, dikhawatirkan akan menimbulkan penyakit dan pencemaran lingkungan," ungkap Sekretaris Komisi III DPRD Aidil Amri, Kamis (27/11/2014).
Politisi Partai Demokrat ini menegaskan kepada Satker Pemko Pekanbaru dalam hal ini Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) untuk dapat tanggap dan menyelesaikan persoalan sampah yang masih menumpuk hingga sebulan lebih tak diangkut tersebut.
"Saya minta DKP segera angkut sampah yang menumpuk di Jalan Kertama, karena sudah menimbulkan bau busuk. Warga sudah resah akan timbul penyakit dan pencemaran lingkungan. Ini harus segera diatasi jangan menunggu lagi," pinta Aidil.
Tidak hanya dari Satker, namun camat juga diminta untuk ikut menyelesaikan persoalan tumpukan sampah ini. "Masa sampah bisa sebulan lebih tidak diangkut, ada apa ini. Dua hari saja tidak diangkut sudah menimbulkan bau apalagi sebulah. Segera angkut sampah yang menumpuk ini, jangan dibiarkan dan tunggu koordinasi lagi," paparnya.
Aidil juga mengakui persolan tumpukan sampah yang tidak diakomodir tidak hanya ditemukan di Jalan Kertama saja, tapi di beberapa titik ditemukan juga tumpukan sampah.
"Saya meminta DKP dan Camat memantau dan mengatasi persoalan tumpukan sampah di beberapa ruas jalan di Kota Pekanbaru. Jangan dibiarkan sampah mengotori Kota Pekanbaru ini, segera sikapi dan lakukan pembersihan," pungkasnya. (nar)