PEKANBARU, datariau.com - Ketua Sementara DPRD Kota Pekanbaru Roni Amril SH, menyebutkan target untuk menetapkan pimpinan defenitif di DPRD Kota Pekanbaru pada pekan pertama bulan Oktober nanti.
Berkenaan dengan posisi Patai Golkar di DPRD Kota Pekanbaru diakui bahwa Partai Golkar merupakan partai terbanyak dalam perolehan kursi, dan akan menjadi Ketua DPRD Kota. Untuk itu dalam penetapan pimpinan defenitif nanti pihaknya menargetkan minggu pertama Oktober.
"Kita targetkan pimpinan defenitif pada minggu pertama Oktober, meski hingga saat ini partai belum siapa nama yang akan menjadi Ketua DPRD defenitif nanti," kata Roni ketika dikonfirmasi datariau.com di kantor DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (23/9/2014).
Roni juga mengakui tidak hanya Partai Golkar yang belum terima surat resmi tentang siapa pimpinan defenitif, tapi juga partai lain seperti Demokrat, PAN, dan PDI-P.
'Secara lisan memang sudah ada, tapi secara resmi belum," sebut Roni yang masih enggen membeberkan siapa calon pimpinan defenitif di DPRD Kota Pekanbaru.
Diungkapkan Roni, dalam penetapan nanti bisa saja tercapai sesuai dengan yang ditargetkan dan bisa saja molor. Semua tergantung proses lobi politik yang terjadi dan kesepahaman partai politik melalui fraksi tentang draft yang telah dibuat pimpinan DPRD.
"Setelah terpilih nanti pimpinan defenitif tak lagi mengurusi alat kelengkapan, hanya melanjutkan pekerjaannya, makanya nanti harus kita klirkan semua," tutur Roni.
Seperti diketahui, Fraksi Golkar yang memiliki 7 kursi disebut-sebut sebagai calon Ketua DPRD yang kuat adalah Sahril SH. Sementara Demokrat yang memiliki 6 kursi disebut-sebut Sigit Yuwono yang akan menjadi Wakil Ketua DPRD.
Sementara dari PAN yang memiliki 5 kursi, Sondia Warman SH namanya disebut akan menjabat Wakil Ketua DPRD dan mendapat persetujuan langsung dari DPP PAN. Kemudian dari PDI-P yang memperoleh 5 kursi disebut-sebut Rustam Panjaitan yang akan menjabat Wakil Ketua DPRD.
Sementara untuk pimpinan komisi dan badan-badan lainnya, sampai saat ini belum ditetapkan. (*)