PEKANBARU, datariau.com - Pemadaman listrik semakin parah terjadi di Kota Pekanbaru. Sejak tanggal 24-30 Oktober 2015 ini pemadaman sampai 3 kali sehari.
"Memang sekarang ini PLN tidak mau belajar. Jangan PLN membuat alasan klasik seperti debit air yang kurang dan kerusakan yang lainnya. Seharusnya pihak PLN sudah memiliki antisipasi terkait persoalan yang akan terjadi setiap tahunnya," ungkap Anggota DPRD Kota Pekanbaru Ferry Sandra Pardede, Selasa (27/10/2015).
Sebenarnya, kata Politisi Hanura ini, pemadaman listrik ini sudah jauh-jauh hari dicarikan solusi agar tidak lagi menjadi tradisi setiap tahun dilakukan oleh PLN.
"Berarti PLN tidak mau belajar untuk mau maju. Seharusnya mereka yang tahu tentang kondisi akan terjadi di akhir tahun. Kalau tidak ada (belajar) maka perlu dipertanyakan," ujar Ferry.
Anggota DPRD lainnya Marlis Kasim juga merasa kecewa kepada PLN yang melakukan pemadaman di saat kondisi asap ini, apalagi samapai 3 kali sehari. Seharusnya PLN memberikan dukungan dan pelayanan kepada masyarakat dengan kondisi darurat asap sekarang ini.
"Walaupun pemadaman yang dilakukan oleh pihak PLN terjadwal, kita berharap pemadaman janganlah terlalu sering, kalau sekali dalam seminggu kita bisa memakluminya, tapi kalau sudah 3 kali sehari hal ini sudah keterlaluan," ujar Marlis Kasim. (msf)