Listrik Padam Warnai Paripurna Pengesahan APBD Perubahan Pekanbaru

1.013 view
Listrik Padam Warnai Paripurna Pengesahan APBD Perubahan Pekanbaru
Listrik padam, ruang paripurna gelap. (foto: riki)

PEKANBARU, datariau.com - Paripurna pengesahan APBD Perubahan Kota Pekanbaru tahun 2015 digelar malam ini, Senin (28/9/2015) diwarnai listrik padam.

Insiden listrik padam terjadi saat juru bicara Banggar DPRD Pekanbaru Ida Yulita Susanti menyampaikan laporannya. Atas padamnya listrik PLN ini, ruang paripurna langsung gelap beberapa saat dan laporan Banggar terhenti hingga genset DPRD dihidupkan.

"Memang lah PLN ini, saat rapat bahas kepentingan masyarakat gini juga dimatikan. Sesekali gak mati kenapa?" keluh seorang warga yang menyaksikan paripurna, Ahmad.

Para anggota dewan juga menyayangkan pemadaman ini. Bahkan ada yang meminta agar paripurna ditunda karena penerangan di ruangan sudah tidak memadai. Karena dengan genset, tidak semua lampu dan ac yang hidup.

Agenda paripurna Laporan Banggar terhadap RAPBD Perubahan 2015 malam ini merupakan lanjutan paripurna Jumat kemarin yang batal karena 10 Anggota Fraksi Gabungan (PPP, PKS, NasDem) kompak tidak hadir. Karena fraksi ini tidak setuju anggaran multiyears pengelolaan sampah Rp5,3 miliar  yang masuk APBD tersebut.

Namun malam ini, para anggota DPRD dari fraksi gabungan sudah banyak yang hadir seperti Dian Sukheri, Fikri Wahyudi Hamdani, Roem Diani Dewi, Tarmizi Akhmad, Said Usman, Zulfan Hafiz. Fraksi gabungan keberatan anggaran multiyears pengelolaan sampah Rp53 miliar masuk APBD Perusahaan.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Sahril SH didampingi wakilnya Sondia Warman dan Sigit Yuwono, dihadiri Walikota Pekanbaru Firdaus MT.

Saat paripurna hendak dimulai pukul 20.44 tadi, Dian Sukheri langsung menyampaikan interupsi, karena dinilai perubahan jadwal agenda paripurna belum ada diumumkan kepadanya.

"Agenda hari ini sebenarnya reses, kita belum ada terima pelaksanaan paripurna hari ini. Sebaiknya ditunda dulu dan selesaikan agenda reses," kata Dian.

Namun permintaan ini ditolak pimpinan rapat dan paripurna tetap dilanjutkan dengan jumlah Anggota DPRD yang hadir 36 orang dari 44 Anggota DPRD yang ada. (rik)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query