DPRD: Jangan Sampai Pemadaman Listrik Jadi Tradisi

1.099 view
DPRD: Jangan Sampai Pemadaman Listrik Jadi Tradisi
Ilustrasi.
PEKANBARU, datariau.com - Melihat semakin seringnya PLN memadamkan listrik belakangan ini, DPRD Kota Pekanbaru pun tak luput dari keluhan warga. DPRD memint PLN tanggap.

"Memang banyak masyarakat yang kecewa atas pemadaman listrik belakangan ini, terlalu sering soalnya. Masyarakat juga menyampaikan keluhan kepada kita. PLN harus tanggap, jangan sampai opini yang muncul nanti, bahwa pemadaman ini menjadi tradisi setiap tahun," ungkap Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri, Senin (28/9/2015).

Dikatakan politisi Partai Demokrat ini, PLN juga diminta mencari inovasi agar pemadaman yang terjadi tidak dilakukan berkali-kali yang membuat masyarakat terganggu, apalagi saat ini dalam kondsi kabut asap.

"Sebagai cacatan kepala PLN Wilayah Riau yang baru, harus membuat suatu inovasi untuk mengantisipasi agar pemadaman listrik tidak ada lagi. Jangan setiap tahun alasan klasik terus, harus ada jalan penyelesaian," pinta Azwendi.

Selain mencari inovasi agar listrik tidak sering padam, PLN juga diminta mengumumkan jika akan ada pemadaman dan dijelaskan durasi pemadaman serta penyebab listrik harus padam, jangan sampai pemadaman ini karena permainan bisnis.

"Kita minta PLN jangan padamkan listrik seperti menjelang Maghrib atau jangan terjadi pemadaman pada jam-jam tertentu yang dibutuhkan masyarakat untuk beribadah," paparya.

Azwendi secara pribadi sangat menyayangkan pemadaman listrik belakangan ini terjadi sangat buruk kondsinya. Sehingga pemadaman yang bertubi-tubi ini menambah penderitaan masyarakat yang sedang sesak nafas karena kabut asap, udara dari kipas angin atau ac di rumah tidak bisa diandalkan karena seringnya listrik padam.

"Masyarakat juga mempunyai hak untuk mendapatkan dan merasakan pelayanan yang baik dari PLN. Jadi, SOP pelayanan kepada masyarakat harus jelas dilakukan oleh pihak PLN, kalau padam terus pelayanan seperti apa itu," pungkasnya. (msf)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query