Jajaran Personil Polres Rohil Baca Al Quran dan Mendengar Tausiyah Agama Sebelum Bertugas

datariau.com
1.665 view
Jajaran Personil Polres Rohil Baca Al Quran dan Mendengar Tausiyah Agama Sebelum Bertugas
Windy
Suasana kegiatan keagamaan pagi Kamis di Polres Rohil.

ROHIL, datariau.com - Seperti biasa, setiap Kamis pagi Polres Rohil memiliki program keagamaan dengan mengumpulkan sejumlah personil di Masjid Al Ikhlas di Komplek Mapolres, membaca Al Quran dan mendengarkan ceramah agama.

Pagi tadi, Kamis (13/4/2017), kegiatan ini kembali berlangsung dan dihadiri Kapolres Rokan Hilir AKBP Henry Posma Lubis Sik MH, Waka Polres Rokan Hilir Kompol Kurnia Sik, para Kabag, Kasat dan para Kanit. Kegatan dimulai pukul 08.00 WIB.

Kapolres Rohil AKBP Henry Posma Lubis SIk MH dikonfirmasi datariau.com melalui Kasubag Humas Polres Rohil, Aiptu Yusran Pangeran Chery mengatakan, kegiatan diawali dengan pembacaan Al Quran dalam hal ini surat Yaasin oleh Kabag Ops Polres Rokan Hilir Kompol M Idris SAg, dilanjutkan dengan doa dan tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadz Dedy Safri SAg dengan tema "Makna dari Surah Al-Mu'minun,".

Dalam tausiyahnya disampaikan bahwa rintangan dari nafsu jahat yang ada dalam diri sendiri yang mungkin membawa derajat kemanusiaan jadi jatuh, sehingga kembali ke tempat kebimbangan yakni rintangan dari syaitan yang selalu merayu dan memperdayakan.

"Semuanya pasti bertemu dalam hidup. Hati nurani manusia ingin kejayaan, kemuliaan dan kedudukan yang lebih tinggi. Tetapi hawa nafsunya mengajaknya atau menariknya supaya jatuh ke bawah. Kalau kiranya pegangan hidup tidak ada, diri itu pasti kalah dan tidak tercapai apa yang dimaksud, yaitu kemenangan hidup," urai ustadz.

"Maka di dalam ayat ini diberikan keterangan bahwasanya kemenangan pastilah didapat oleh orang yang beriman, orang yang percaya. Kalimat "qod" yang terletak di pangkal fill madhi (Aflaha) menurut undang-undang bahasa Arab adalah menunjukkan kepastian. Sebab itu maka ia (Qad) diartikan "sesungguhnya"."

"Hanyalah adanya kepercayaan adanya Tuhan jalan satu-satunya buat membebaskan diri dari pehambaan hawa nafsu dunia dan syaitan. Pengalaman-pengalaman di dalam hidup kita kerap kali menunjukkan bahwasanya di atas kekuasaan kita yang terbatas ini ada kekuasaan Ilahi. Kekuasaan Ilahi itulah yang menentukan, bukan kekuasaan kita. Tetapi kepercayaan dalam hati saja, belumlah cukup kalau belum diisi dengan perbuatan. Iman mendorong sanubari buat tidak mencukupkan dengan hanya semata pengakuan lidah."

"Dia hendaklah diikuti dengan bukti dan bakti. Kemudian bukti-bukti itu memperkuat Iman pula kembali. Di antara Iman dan perbuatan adalah isi-mengisi, kuat-menguatkan. Bertambah banyak ibadah, bertambah kuatlah lman. Bertambah kuat Iman, bertambah pula kelezatan dalam jiwa lantaran beribadah dan beramal," demikian cuplikan singkat materi kajian yang disampaikan.

Para jamaah tampak khidmat mengkuti rangkaian acara ini. Bahkan di akhir ceramah dilanjutkan dengan tanya jawab dengan jamaah seputar masalah ibadah. Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 09.30 WIB.

Penulis
: Windy
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query