Update Terkini Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

Admin
278 view
Update Terkini Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

DATARIAU.COM - Berita ini berisi kronologi lengkap dari awal jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB, hingga pencarian yang masih terus berlangsung. Berita disusun menurut upadte terbaru yang diterima redaksi. Silakan geser ke bawah untuk mengetahui perkembangan berita dari awal.

Minggu (10/1) pukul 09.40 WIB

Temuan diduga bagian tubuh penumpang Sriwijaya Air PK-CLC register SJ-182 ditemukan di kedalaman 17-20 meter Kepulauan Seribu. Tim penyelam dari Satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut melaporkan temuan itu sekira pukul 09.40 Wib. Diduga bagian tubuh itu telah tercampur dengan beberapa potongan puing pesawat, yang terus diangkat dari bawah air.

Tim penyelam Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL menemukan serpihan pesawat dan life vest jacket penumpang Sriwijaya Air SJ-182. Kopaska menemukan pecahan dari pesawat karena terbukti ada life vest. Tim penyelam juga menemukan warna dan bagian registrasi pesawat. Pecahan Sriwijaya Air SJ182 itu ditemukan di kedalaman 23 meter.

Minggu (10/1) Pukul 09.00 WIB

Tim SAR TNI AU yang melakukan patroli udara menemukan tumpahan minyak di sekitar lokasi yang diperkirakan menjadi lokasi jatuhnya pesawat. Mereka menduga tumpahan minyak berasal dari bahan bakar Sriwijaya SJ 182.

Minggu (10/1) Pukul 08.00 WIB

Polisi menyatakan telah menerima satu kantong jenazah berisi potongan tubuh di RS Kramat Jati. Sedangkan satu kantong lagi berisi pakaian dan barang-barang pribadi.

Minggu (10/1) pukul 03.00 WIB

KRI Rigel yang dilibatkan dalam misi pencarian SAR telah melacak sinyal yang terakhir hilang dari Pesawat Sriwijaya Air. Tim penyelam Kopaska menyelam ke lokasi.

Minggu (10/1) Dini Hari

Pihak SAR masih terus melakukan pencarian sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang.

Sabtu (9/1) Pukul 23.55 WIB

Tim SAR Basarnas telah membawa serpihan yang diduga berasal dari pesawat Sriwijaya AIr ke Posko Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok.

Sabtu (9/1) Pukul 20.00 WIB

Pihak Sriwijaya Air menyatakan pesawat tersebut dalam keadaan baik. Delay 30 menit saat akan terbang disebabkan karena hujan deras, bukan karena pesawat rusak. Pesawat tersebut diketahui juga sudah berusia 25-26 tahun.

Sabtu (9/1) Pukul 19.00-20.00 WIB

Badan SAR Nasional dan Kementerian Perhubungan memastikan Sriwijaya Air SJ-182 jatuh. Dugaan sementara lokasi jatuh pesawat ada di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang.

Namun Basarnas menyatakan pesawat tersebut tidak memancarkan sinyal emergency location transmitter (ELT) ketika hilang kontak pada Sabtu (9/1).

Kemenhub menyatakan jumlah manifest pesawat Sriwijaya Air SJ-182 sebanyak 62 orang . Jumlah itu terdiri dari 50 penumpang dan 6 kru aktif dan 6 ekstra kru.

Presiden Jokowi meminta pencarian para korban dilakukan secara maksimal.

Sementara itu, Flight Radar24 melaporkan pesawat kehilangan di ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit.

Sabtu (9/1) Pukul 18.00 WIB

TNI AL, Kepolisian dan TNI AU menyatakan telah mengerahkan sejumlah kapal, pesawat dan personel SAR untuk mencari pesawat jatuh.

Sabtu (9/1) Pukul 17.00 WIB

Bupati Kepulauan Seribu telah mendapat laporan ada pesawat yang jatuh. Dalam laporan disebutkan juga ada ledakan.

Di media sosial telah beredar foto sejumlah serpihan yang diduga bagian dari pesawat tersebut.

Tim SAR gabungan telah bergerak ke lokasi yang diperkirakan menjadi lokasi jatuhnya pesawat.

Sabtu (9/1)Pukul 14.40 WIB

Pesawat hilang kontak setelah empat menit lepas landas. Pesawat bernomor registrasi PK CLC jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Sabtu (9/1) pukul 14.36 WIB

Pesawat Sriwijaya Air tujuan Pontianak yang dipiloti Kapten Afwan lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten. Sebelumnya, pesawat sempat menunda jadwal keberangkatan selama 30 menit.

Source: Merdeka.com

Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com