SIAK,datariau.com - Lima unit rumah petak milik Jonizar dan Hermanto di Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Siak, Senin (22/5/2023) sekira pukul 21.30 WIB, lahan si jago merah.
Akibat peristiwa tersebut, menyisakan sedih bagi salah satu pihak keluarga korban dua bocah yang ikut terpanggang dan meninggal dunia di dalamnya, yakni YAM (9) dan AFM (7).
Berdasarkan informasi, Senin (22/5/2023) sekira pukul 21.30 WIB, di Dusun I Pertiwi Kampung Pinang Sebatang Timur, Tualang diketahui 2 orang korban penghuni rumah tersebut, meninggal karena tidak dapat menyelamatkan diri.
Sebelumnya, Bhabinkamtibmas Pinang Sebatang Timur Bripka Jumi Sihombing menuju tempat kejadian perkara, sesampainya di TKP, Bhabinkamtibmas Polsek Tualang mendapati peristiwa itu dan menemukan dua orang anak laki-laki yang sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Kemudian, Bhabinkamtibmas Polsek Tualang tersebut, memberitahukan Kapolsek Tualang Kompol Arry Prasetyo SH MH, yang selanjutnya menghubungi anggota piket di Mapolsek Tualang dan pemadam kebakaran (damkar) serta pihak PLN untuk memadamkan aliran listrik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.
Menurut keterangan di lokasi kejadian, korban yang ditinggal orang tua yang bekerja sebagai buruh harian lepas (BHL), diketahui dengan kondisi listrik padam di sertai hujan lebat, saat kejadian korban menyalakan lampu teplok untuk penerangan di rumah sambil menunggu orang tua pulang.
"Dimana lampu teplok yang dinyalakan memakai minyak tanah dan menggunakan botol memakai sumbu kain, saat itu korban telah di ingatkan oleh saksi satu agar tidak bermain api sekira pukul 19.30 WIB," kata Kompol Arry Prasetyo SH MH.
Selanjutnya Bhabinkamtibmas Polsek Tualang dan piket Unit Reskrim Polsek Tualang membawa kedua korban ke RSUD Tipe D Perawang untuk dilakukan visum, Selasa (23/5/2023) sekira pukul 04.20 WIB, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk di makamkan pada hari itu.
"Untuk kerugian materil sebanyak 5 unit rumah terbakar milik Jonizar, Hermanto dan satu unit milik Robi Darwis, kemudian surat-surat berharga milik orang tua korban," jelas Kapolsek Tualang.
"Penyebab kebakaran masih tahap penyelidikan dan saat ini akan dilakukan olah TKP bersama tim Labfor Polda Riau," ujarnya.(***)