TP-PKK Siak Peduli Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Banjir di Sei Mandau

Hermansyah
147 view
TP-PKK Siak Peduli Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Banjir di Sei Mandau
Ketua TP-PKK Siak Dra. Hj. Rasidah Abdulgani di dampingi Camat Sungai Mandau Yudha Rajasa, S.STP

SIAK, datariau.com - Ketua TP-PKK Siak Dra. Hj. Rasidah Abdulgani peduli korban bencana banjir yang melanda Kecamatan Sei Mandau, Kabupaten Siak dengan menyalurkan bantuan sembako sebanyak 22 paket kepada warga terdampak banjir pada Senin (3/5/2021).

Di temani Pengurus TP-PKK Kabupaten Siak, Camat Sei Mandau dan Penghulu serta KetuaTP-PKK Sei Mandau, Rasidah menyambangi salah satu rumah warga terkena banjir yang terletak di Kampung Muara Bungkal.

Dari pantauan di lokasi banjir yang terlihat berangsur surut dan saat ini menggenangi sawah milik warga sekitar.

Di teras salah satu bernama Usman Damanik, Rasidah menyerahkan sembako sekaligus uang tunai kepada Usman dan Hadi Sunaryo. Dimana bantuan ini bersumber dari sumbangan Pengurus TP-PKK dan dari keuntungan hasil penjualan di Dekranasda.

Dimana bantuan tersebut berupa beras dari TP-PKK Kecamatan Sei Mandau, gula, minyak dan telur. "Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi bapak-ibu, semoga bencana banjir ini tidak terulang lagi," ucap Rasidah.

Dia berharap apa yang dilakukan ini menjadi motivasi bagi orang-orang yang memiliki kelebihan harta, sehingga merasa terpanggil untuk dapat membantu orang-orang yang sedang dilanda musibah.

Sementara itu, ayah tiga orang anak Usman Damanik yang kesehariannya bekerja sebagai petani inipun merasa senang setelah mendapat kunjungan dari Ketua TP-PKK Siak dan rombongan yang sekaligus menerima bantuan.

Dia pun mendoakan semua yang telah memberikan bantuan senantiasa sehat dan murah rezeki. "Alhamdulillah, terimakasih atas kepeduliannya. Semoga ibu-ibu semua selalu sehat dan murah rezeki," ucap Usman.

Usman menjelaskan dampak dari musibah ini, akibat intensitas curah hujan yang tinggi kemudian menggenangi dan merendam rumahnya, dan menyebabkan sawah miliknya pun ikut terendam.

Ditambah lagi akses jalan di kampung ini juga sempat terputus serta tidak dapat dilalui akibat genangan air. "Minggu lalu sawah kami terendam dan air pun sampai masuk ke rumah, tapi kami masih dapat bertahan," ujarnya.

Sementara itu, Penghulu Muara Bungkal Subiranto menjelaskan bahwa hujan deras yang mengguyur membuat tiga dusun di wilayahnya dengan jumlah 81 kepala keluarga saat ini terendam banjir.

"Kedalaman air hingga mencapai 1 meter pada kamis minggu lalu. Alhamdulillah, sejak Sabtu sampai hari ini tidak ada hujan, jadi airnya sudah surut," kata Penghulu Muda itu.

Sejauh ini, kata Subiranto, warga masih dapat bertahan di rumah masing-masing dan belum ada yang mau di ungsikan, karena sebagian warga memiliki ternak dan masih ada yang dapat di manfaatkan dari pertanian.

Penghulu Muara Bungkal itu juga berharap akses jalan menuju persawahan Lipai yang dihuni sebanyak 36 kepala keluarga agar dapat segera di perbaiki.

Dimana sebelumnya jalan tersebut terendam banjir sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan bermotor. Akibatnya warga pun harus menggunakan sampan jika ingin keluar dari dusun.(*)

Sumber
: Datariau.com