Tidak Lebih 1 Jam, Pelaku Bom Melotov di Kuansing Berhasil di Amankan

Jekha Saqban Saputra
179 view
Tidak Lebih 1 Jam, Pelaku Bom Melotov di Kuansing Berhasil di Amankan
Foto : Jekha
Pelaku Bom Molotov RV (34).
KUANSING, datariau.com - Dirumah tempat tinggal saudara Rick di Jalan Merdeka Gg Melati Kampung Baru Pasar, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi dilempar dengan molotov yang menyebabkan sofa diteras rumahnya terbakar dan hampir saja membakar rumah tempat tinggal korban. Sabtu (1/5/2021) pukul 21.30 WIB.

Korban yang waktu itu duduk dengan temannya didekat Lembaga Pemasyarakatan mengetahui kejadian tersebut setelah anaknya bernama Geo berlari dan menjumpai korban dengan mengatakan, "Yah, rumah kita dibakar orang", kata Geo kepada Ayahnya.

Kemudian korban berlari kerumah dan melihat api yang masih menyala didepan rumah dan berusaha memadamkan api tersebut.

Personil Sat Reskrim Polres Kuansing dipimpin Kasat Reskrim AKP Boy Marudut Tua SH yang mengetahui adanya kejadian tersebut langsung turun ke TKP dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara, dan dilokasi kejadian ditemukan adanya pecahan botol yang masih terdapat sumbunya dan masih meninggalkan bau bensin yang diduga digunakan pelaku sebagai bom molotov.

Berdasarkan hasil olah TKP dan penyelidikan dilokasi kejadian, penyidik menyimpulkan bahwa pelaku bom molotov adalah saudara RV (34) dan tidak lebih dari 1 jam pelaku dapat diamankan di Desa Seberang Kecamatan Kuantan Tengah dan dibawa ke Polres Kuantan Singingi untuk dimintai keterangannya.

Dari hasil interogasi awal yang dilakukan, pelaku menerangkan bahwa perbuatan tersebut dilakukan pelaku dikarenakan pelaku sakit hati kepada korban, karena korban pernah menghina pelaku.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Henky Poerwanto SIK MM yang dihubungi melalui telepon selular membenarkan ada kejadian tersebut, saat ini pelaku sedang dalam proses untuk didalami motif lainnya yang mengakibatkan pelaku berani melakukan perbuatan tersebut, terhadap pelaku dipersangkakan dengan pasal 187 KUHP yang diancam pidana penjara paling lama 12 tahun. (jss)
Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com