Tentara dan Polisi Diminta Habisi Komunis, Presiden Filipina: Lupakan HAM, Saya Tidak Takut Masuk Penjara

Admin
271 view
Tentara dan Polisi Diminta Habisi Komunis, Presiden Filipina: Lupakan HAM, Saya Tidak Takut Masuk Penjara
Gambar: BBC
Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

DATARIAU.COM - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan, dia telah memerintahkan tentara dan polisi untuk membunuh, dan "menghabisi" pemberontak komunis di negara itu. Hal itu disampaikan Duterte pada pertemuan pemerintah yang bertujuan melawan komunisme.

"Saya telah memberitahu militer dan polisi, bahwa jika mereka menemukan diri mereka dalam pertempuran bersenjata dengan pemberontak komunis, bunuh mereka, pastikan Anda benar-benar membunuh mereka dan menghabisi mereka jika mereka masih hidup," kata Duterte.

"Saya juga memerintahkan mereka untuk melupakan HAM dan saya tidak takut masuk penjara. Itu bukan masalah," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Ahad (7/3/2021).

Dia juga berbicara langsung kepada pemberontak komunis, menyebut mereka "bandit" dan mengatakan bahwa mereka tidak punya ideologi.

Pernyataan itu menimbulkan kekhawatiran akan lebih banyak kekerasan karena Duterte telah dituduh melanggar HAM oleh aktivis dan organisasi internasional.

Di mana, mereka mengatakan bahwa jumlah kematian sebenarnya dari perang terhadap narkoba yang dilancarkan Duterte jauh melebihi angka yang disampaikan dalam statistik resmi.

Source: Sindonews.com

Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com