Temukan Gumpalan Asap, Bhabinkamtibmas dan MPA Koto Gasib Berjibaku Padamkan Api

Hermansyah
170 view
Temukan Gumpalan Asap, Bhabinkamtibmas dan MPA Koto Gasib Berjibaku Padamkan Api
Bhabinkamtibmas dan MPA Koto Gasib usai berjibaku memadamkan api lahan warga di Teluk Rimba.

SIAK, datariau.com - Bhakamtibmas dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau, menemukan kepulan asap sekaligus berjibaku untuk memadamkan api yang berada Teluk Rimba, pada Ahad (28/2/2021).

Setidaknya terdapat kurang lebih setengah hektare lahan sawit yang masih berusia 1 tahun yang berada di Teluk Rimba, Kecamatan Koto Gasib tersebur hangus terbakar.

Satgas Karhutla Koto Gasib pun berjibaku untuk memadamkan api tersebut, sejak kemarin sore, dan pada Ahad (28/2/2021) baru berhasil dipadamkan dan tuntas dilakukan pendinginan.

Ketua Satgas Karhutla Koto Gasib Dicky Sofyan menjelaskan, bahwa semua berawal dari patroli yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Teluk Rimba Bripka Zamri bersama MPA.

Dari kejauhan, dia melihat adanya gumpalan asap, dan kemudian dilakukan penelusuran, ternyata di wilayah berjarak lebih kurang 20 kilometer dari Mapolsek Koto Gasib dan 800 meter dengan berjalan kaki, baru sampai ke lokasi.

"Selang beberapa waktu, satgas langsung turun menyusul. Dengan peralatan lengkap dan melakukan pemadaman api di lokasi," kata Camat Koto Gasib itu.

Menurut Dicky Sofyan, perlu waktu dalam 2 hari untuk dapat memadamkan api atau kebakaran lahan yang berbatasan dengan sungai Selodang, Kecamatan Sungai Mandau tersebut.

"Lokasi kebakaran lahan ini, berada di ujung wilayah kami, lebih dekat dengan Kecamatan Sungai Mandau," sebut Dicky.

Sementara itu, Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan menyebutkan, pemadaman lahan yang terbakar merupakan jalur bekas tumpukan kayu kayu kebun. Dan hasil konfirmasi dari para saksi, kebun itu milik warga Minas.

"Saat ini, personel kami sedang mengumpulkan bukti sekaligus memasang garis polisi, dan memasang papan plang bahwa lahan dalam proses penyidikan Polri. Tanda wilayah ini, dalam penyidikan pihak kepolisian," imbuh Ipda Suryawan.

Dikatakan Kapolsek Koto Gasib itu, maka perlu waktu dua hari untuk melakukan pemadaman, karena medannya yang jauh dan harus menyeberangi sungai terlebih dahulu menggunakan pompong sampai ke lokasi.

"Gerak cepat satgas kami, dan terlatih, membuat kami benar benar semangat dalam melakukan pemadaman saat itu," ungkap dia.

Sementara dalam hal ini, pihaknya terus melakukan patroli sekaligus mengimbau kepada pemilik kebun agar mengawasi kebun untuk menghindari pembakaran lahan saat membersihkan kebun.(*)

Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com