Sakit Hati Diputusin, Pria di Pekanbaru Ini Lempar Bom ke Rumah Mantan Kekasih

Datariau.com
1.567 view
Sakit Hati Diputusin, Pria di Pekanbaru Ini Lempar Bom ke Rumah Mantan Kekasih

PEKANBARU, datariau.com - Hanya karena sakit hati diputus cinta, dua tersangka berinisial RS (35) dan ARS (33) berniat ingin membunuh seorang wanita bernama Dina Ayu Pradinata (28) dengan cara melemparkan bom molotov ke rumah korban yang berada di jalan Cemara, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir kota Pekanbaru, Sabtu (12/12/2020).

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H Nandang Mu'min Wijaya SIK MH melalui Kapolsek Rumbai Pesisir AKP Maitertika SH MH membenarkan adanya penangkapan dua orang tersangka pembakaran dengan cara melemparkan bom molotov ke rumah korban Ayu Pradinata.

"Benar kita mengamankan dua orang tersangka pelemparan bom molotov yang terjadi di jalan Cemara, sedangkan untuk motif tersangka melakukan aksinya karena sakit hati diputuskan cintanya oleh korban, maka dari itu tersangka berniat membunuh korban dengan cara membakar rumah korban, pada Sabtu (12/12)," ucapnya.

Lanjutnya, kedua tersangka RS dan ARS berhasil diamankan setelah dilakukannya serangkaian penyelidikan dan penyidikan, dan diamankanlah kedua tersangka di lokasi berbeda.

"Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, maka tim opsnal kita berhasil mengamankan tersangka RS yang saat itu berada di Duri yaitu di rumahnya jalan Aman, Gg Melur, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, sedangkan rekannya ARS kita amankan di salah satu warung yang berada di jalan Aman, Kecamatan Mandau," ungkap Kapolsek Rumpes.

Dikatakan Kapolsek, bahwa kedua tersangka ini berbagi tugas, dimana RS menyiapkan botol M 150 dengan cara mengisi minyak bensin ke botol M150 dan memasukkan sumbunya dan merakit bom molotov tepatnya di atas jembatan Siak lV.

"Tersangka RS ini yang melakukan pelemparan ke rumah korban, sedangkan ARS tugasnya membonceng rekannya RS menggunakan sepeda motor Supra X miliknya untuk melakukan aksi pelemparan bom molotov itu," paparnya.

Kini kedua tersangka sudah diamankan pihak Polsek Rumpes bersama barang bukti dua buah kursi bekas terbakar, pecahan botol bom molotov dengan sumbunya dan satu unit sepeda motor jenis Honda Supra X warna merah.


"Kedua tersangka dikenakan Pasal 187 Ayat 1E dan 2E KUHPidana, dan setelah dilakukan pemeriksaan urine para tersangka, mengandung amphetamin, atau positif sabu," pungkasnya.

Diceritakan AKP Maitertika, bahwa pada saat itu korban sedang berada di kamar lantai 2 rumahnya, tiba-tiba korban mendengar suara ledakan dari arah teras luar lantai atas rumahnya, sehingga korban keluar untuk mengecek ke arah sumber suara.

"Saat dicek ke arah sumber suara ledakan itu, korban melihat api sudah menyala membakar 2 buah kursi kayu yang berada di teras atas rumahnya, kemudian korban bersama anggota keluarga lainnya langsung memadamkan api dan berhasil padam," jelas Kapolsek Rumpes.

Atas kejadian tersebut korban merasa dirugikan, kemudian membuat laporan polisi ke Polsek Rumpes untuk dilakukan tindak lanjut sesuai hukum yang berlaku. (den)

Penulis
: Denni France
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com