Pjs Bupati Siak Imbau Seluruh Komponen Masyarakat Tolak Money Politik

Hermansyah
166 view
Pjs Bupati Siak Imbau Seluruh Komponen Masyarakat Tolak Money Politik
Deklarasi Masyarakat Peduli Pilkada', Tolak dan Lawan Politik Uang pada Pilkada Siak Tahun 2020.

SIAK, datariau.com - Mencegah terjadinya berbagai macam pelanggaran pada Pilkada serentak 2020 khususnya Pilkada Siak nanti, terkait 'Politik Uang', Bawaslu menggandeng berbagai unsur di Negeri Istana dapat ikut aktif dalam melakukan pencegahan ini.

Koordinator Bidang Administrasi dan Orgsnisasi Bawaslu Siak Zulfadli Nugraha menyebutkan, deklarasi ini awalnya di inisiasi Bawaslu Riau dan Polda Riau. Dan pada akhirnya deklarasi pun dilaksanakan di Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2020.

"Hari ini, deklarasi serentak dilaksanakan oleh seluruh Panwascam se-Kabupaten Siak dengan berkoordinasi bersama Upika setiap wilayah," kata Zulfadli pada Deklarasi yang berlangsung di Gedung Tengku Mahratu pada Jumat (27/11/2020) kemaren.

Dimana deklarasi itu turut dihadiri langsung oleh Kapolres Siak Doddy F Sanjaya SIK, Ketua KPU Siak Ahmad Rizal, Perwakilan Ketua PN Agama Siak, Kasipidum Kejari Siak, Camat Siak Tengku Indraputra, Camat Mempura Desy Fefianti, Panwascam se-Kabupaten Siak serta paslon dari masing masing nomor urut.

Pada Pilkada Tahun 2020 ini, Bawaslu Kabupaten Siak didukung 944 Pengawas TPS, dengan sebanyak 131 Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) dan 48 Pengawas Kecamatan di Kabupaten Siak.

"Pilkada kali ini, harus dilaksanakan penuh integritas, baik dari penyelenggara, maupun kontestan. Kita tidak ingin penyelenggaraan Pilkada ini rusak dengan Politik Uang," jelas Zulfadli.

Zulfadli mengatakan, sesuai Pasal 187 A Undang Undang Nomor 10 Tahun 2016, bagi pelaku praktek politik uang baik pemberi maupun penerima, akan diberi sanksi berupa ancaman kurungan minimal 36 bulan dan denda sebesar Rp200 juta serta ancaman kurungan maksimal 72 bulan dan denda sebesar Rp1 milyar.

Dalam arahannya, Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman turut mengajak seluruh penyelenggara, baik paslon dan seluruh masyarakat, untuk dapat terus menjaga agar politik uang tidak terjadi pada Pilkada Siak Desember mendatang.

"Saya mengajak seluruh penyelenggara Pilkada, baik paslon, dan seluruh lapisan masyarakat, agar bersama sama menjaga serta menolak politik uang. Karena dampak dari politik uang sangat buruk bagi penyelenggaraan pemerintahan kedepannya," kata Indra.

Deklarasi yang dihadiri oleh Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman beserta masing masing paslon pada Pilkada Siak 9 Desember 2020, dengan mendeklarasikan 'Masyarakat Peduli Pilkada', tolak dan lawan politik uang pada Pilkada Siak Tahun 2020 nanti.

Indra menghimbau, selaku Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Siak, dia mengatakan bahwa pada pelaksanaan Pilkada Siak tahun 2020 Desember mendatang, tetap dilaksanakan sesuai protokol kesehatan.

"Saya berharap, pada pelaksanaan Pilkada nantinya jangan sampai lengah dengan protokol kesehatan, jangan sampai pelaksanaan Pilkada nantinya menjadi pusat penyebaran covid-19, karena masa pandemi covid-19 ini belum berakhir," imbau Indra.(rls)

Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com