Perumahan Fajar Kualu Damai 2 Desa Tarai Bangun Direndam Banjir, Ini Penyebabnya..

Admin
175 view
Perumahan Fajar Kualu Damai 2 Desa Tarai Bangun Direndam Banjir, Ini Penyebabnya..
Foto: Hanifatul Husna
Kondisi banjir di Perumahan Fajar Kualu Damai 2 yang beralamat di Jalan Suka Karya Desa Tarai Bangun.

TAMBANG, datariau.com - Hujan deras mengguyur sebagian kawasan di Kecamatan Tambang Kabupaten dan membuat daerah perumahan Fajar Kualu Damai 2 yang beralamat di Jalan Suka Karya Desa Tarai Bangun tergenang banjir.

Ada dua rumah paling berdampak yang berada di ujung dekat dengan saluran parit pembuangan terakhir.

Air mulai menggenangi rumah warga sejak dini hari Selasa (20/4/2021).

Ketinggian air mencapai 40-50 cm atau setara sedengkul orang dewasa.

Untuk sementara warga ada yang tetap di rumahnya dan ada juga yang mengungsi.

"Sekarang kan ada dua rumah yang kerendam. Gara-gara airnya lumayan dalam ya, jadi sang pemilik rumah yang di ujung sekali lebih memilih pindah ke tempat saudaranya sementara, sedangkan rumah sebelahnya tetap bertahan," kata Gus (48) salah satu warga saat diwawancara datariau.com, Selasa (20/4/2021).

Banjir dan genangan air disebabkan perencanaan site plan perumahan yang sedang dibangun di lahan sebelah tanah perumahan Fajar Kualu Damai 2, sehingga menutup aliran parit pembuangan terakhir menuju parit besar.



Kondisi ini menyebabkan drainase atau parit perumahan meluap usai hujan deras melanda hingga pagi dan intensitasnya cukup lumayan.

Selain itu, air juga menggenangi parit-parit di sekitar perumahan tersebut. Akhirnya memicu tersumbatnya aliran dan tidak berjalan lancar, air selokan pun melimpah.

"Genangan sekitar parit kami juga penuh, airnya enggak mengalir. Biasanya selalu surut setelah hujan reda, tak lama begini. Takutnya hama nyamuk malah meningkat ya. Belum lagi kalau curah hujan terus-menerus, kemungkinan air juga bakal masuk ke dalam rumah kami," khawatir Gus.

Saat ini sebagai langkah awal, Ketua RT beserta bapak-bapak perumahan sedang berembuk untuk mencarikan solusi, kemana akan diarahkan pembuangan air perumahan.

"Baru kali ini banjir terjadi karena saluran pembuangan terputus. Kini kami cuma bisa bersabar dan berharap masalah cepat terselesaikan, biar semua kembali aman. Pak RT juga sudah mengabarkan bahwa persoalan banjir sudah dikoordinasikan dengan kepala desa dan Bhabinkamtibmas, insya Allah dalam waktu mereka akan meninjau langsung dan mencarikan solusi terbaiknya," ujar Asnul (53) warga lainnya. (han)

Penulis
: Hanifatul Husna
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com