Perlindungan Jaminan Sosial Pegawai Non-ASN, Yusuf Delfi: Kepesertaan di Tahun 2021 Tetap Dua Program

Hermansyah
84 view
Perlindungan Jaminan Sosial Pegawai Non-ASN, Yusuf Delfi: Kepesertaan di Tahun 2021 Tetap Dua Program
Kepala BPJS Ketenagakerjaan kantor cabang Siak Yusuf Delfi.

SIAK, datariau.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) kantor cabang Pekanbaru melalui BPJS-TK kantor cabang Siak kembali melaksanakan kerjasama perlindungan jaminan sosial bagi pegawai Non-ASN di lingkungan Pemkab Siak pada Kamis (14/1/2021).

Sebelumnya telah dilakukan kerjasama dan kesepakatan antara Pemkab Siak dengan BPJS Ketenagakerjaan kantor cabang Siak dengan memberikan perlindungan jaminan sosial terhadap pegawai Non-ASN periode 2019-2020.

Kerjasama dan kesepakatan antara kedua belah pihak kembali dilakukan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) serta Perjanjian Kerjasama antara Pemkab Siak dengan BPJS-TK dalam Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pegawai Non-ASN.

Atas kerjasama ini, BPJS Ketenagakerjaan tentunya mengucapkan terimakasih atas upaya yang telah dilakukan oleh Pemkab Siak yang memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada pegawai Non-ASN.

Selain itu, dukungan regulasi dalam penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. "Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pegawai Non-ASN, telah dimulai sejak Januari 2019 lalu dengan kepesertaan sebanyak 6.121 pekerja," jelas Kepala BPJS-TK kantor cabang Siak tersebut.

Dikatakan Yusuf Delfi, untuk Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang diberikan saat ini, yakni berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

"Hingga Desember 2020 lalu, BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan manfaat program pada tahun 2019 lalu telah membayarkan sebanyak dua kasus klaim JKK, dan 16 kasus klaim JKM dengan total Rp440 juta lebih," ungkap dia.

Kemudian, kata Yusuf lagi, pada tahun 2020 juga telah membayarkan sebayak 1 kasus klaim JKK (meninggal) dan sebanyak 14 kasus JKM dengan total Rp714 juta lebih.

"Untuk totak keseluruhan manfaat program JKK dan JKM yang telah dibayarkan tersebut, sebanyak 33 kasus bagi pegawai Non-ASN selama 2 tahun yang telah dibayarkan hampir mencapai Rp1,2 milyar," jelasnya.

Dimana sebelumnya, BPJS Ketenagakerjaan juga telah melaksanakan rapat tinjauan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama tentang Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pegawai Non-ASN di Kabupaten Siak tahun 2021, pada 17 Desember 2020.

Dimana rapat saat itu dilaksanakan di ruang rapat Sri Indrapura kantor Bupati Siak, dalam tinjauan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama tentang Perlindungan Jaminan Sosial dengan memperhatikan UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Peyelenggara Jaminan Sosial.

"Dan berdasarkan hasil pembahasan yang telah dilaksanakan pada rapat sebelumnya itu, disepakati hal hal sesuai putusan rapat, dalam kepesertaan BPJSTK bagi Non-ASN Kabupaten Siak di tahun 2021 tetap mengikuti dua program," ujar Yusuf Delfi.

Lanjut Kepala BPJSTK kantor cabang Siak itu, untuk pembayaran atau iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi Non-ASN Kabupaten Siak di tahun 2021 ini berdasarkan pada gaji sebenarnya.

Dan untuk menindaklanjuti hasil rapat itu sebelumnya, maka kembali dibuatkan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama tentang Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Non-ASN, yakni antara Pemkab Siak dengan BPJSTK yang ditandatangani pada Januari 2021 ini.

'Kembang selasih tumbuh di suak, khasiatnya sungguh sudah ternama. Terimakasih kepada Pemkab Siak, mari tingkatkan pencapaian bersama.(*)

Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com