PBSI Bantah Atletnya Terjerat Kasus Pengaturan Skor

Samsul
87 view
PBSI Bantah Atletnya Terjerat Kasus Pengaturan Skor
Gambar: Antaranews.com

JAKARTA, datariau.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) angkat bicara mengenai pemberitaan dari Asosiasi Bulu Tangkis Internasional atau Badminton World Federation (BWF)yang menyebutkan bahwa ada delapan pebulutangkis Indonesia terlibat dalam tindakan pengaturan skor.

Delapan pebulutangkis tersebut terindikasi mengatur pertandingan dengan sengaja mengalah, memanipulasi hasil pertandingan, mengatur hasil pertandingan, dan bertaruh uang dengan berjudi. Namun PBSI sendiri membantah apabila kedelapan atlet tersebut merupakan atlet pelatnas Cipayung.

"Bisa dipastikan, delapan pemain yang dihukum BWF tersebut adalah bukan pemain penghuni Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, namun untuk namanya kita belum bisa sebutkan,” tegas Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI, Broto Happy saat dihubungi Datariau.com, Jumat, (8/1).

Menurutnya, Ketika mereka melakukan tindakan yang mencederai sportivitas pada tahun 2015 hingga 2017, kedelapan pemain tersebut juga tidak berstatus sebagai pemain tim nasional penghuni Pelatnas Cipayung.

"PBSI mengutuk perbuatan tercela tersebut yang telah mencederai nilai-nilai luhur olahraga yang seharusnya dijunjung tinggi oleh setiap atlet, seperti sportivitas, fair play, respek, jujur, dan adil," tutur Broto Happy yang juga mantan wartawan senior Harian Bola tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya, Dalam pengumuman resminya pada 8 Januari 2021, BWF menyatakan ada dua kasus yang mereka tangani dan sudah selesai diperiksa pada akhir 2020 oleh panel independent. Salah satu kasus ternyata menyeret pebulu tangkis Indonesia.

Ada delapan pemain Indonesia yang melanggar peraturan integritas BWF. Mereka didakwa melakukan pengaturan skor pertandingan bulu tangkis.

Kasus pengaturan skor ini terungkap berawal dari laporan seorang whistleblower. Laporan tersebut memungkinkan Unit Integritas BWF untuk memulai investigasi dan mewawancarai sejumlah pelaku terkait masalah tersebut. (wan)

Penulis
: Wanto
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com